JENEPONTO, GORIAU.COM - Seorang anggota polisi berpangkat brigadir tertangkap tangan saat asyik pesta sabu-sabu. Ironisnya, perbuatan Brigadir Hendra (28) yang mencoreng citra kepolisian itu dilakukan di ruang Kepala Satuan (Kasat) Narkoba di Markas Polres Jeneponto, Sabtu (28/2) malam.
Oknum polisi tersebut berpesta sabu-sabu bersama seorang tahanan kasus narkoba, Abd Wajid Syam. Tidak main-main, pesta narkoba itu dipergoki Kasat Narkoba Polres Jeneponto AKP Arief Baramuli.
Ketika itu, Brigadir Hendra langsung menjalani pemeriksaan di Satnarkoba. Bahkan di hadapan AKP Arif Barangmuli, Hendra mengaku membeli barang haram itu dibeli dari oknum berinisial JML. Dari penangkapan tersebut, Kasat Narkoba menyita alat isap alias bong, satu buah Pirex, satu handphone merek Mito dan tiga sambungan pirex serta sisa sabu-sabu habis pakai, terbungkus dalam plastik.
Kemudian hasil pengembangan dilakukan penggeledahan di rumah JMl. Namun polisi tidak menemukan barang bukti. Polisi hanya menyita satu bong, korek gas, tiga pires, sendok dan pipet plastik.
AKP Arief Barangmuli mengatakan, penyidk selanjutnya membawa air kencing mereka ke laboratorium forensik (labfor).
"Sebenarnya kita ingin langsung membawa air kencim oknum tersebut ke labfor, namun hari libur sehingga ditunda. Rencananya besok baru bawa ke labfor," ujar AKP Arif Barangmuli dilansir FAJAR (Grup JPNN.com), Minggu (1/3).
Dia gerah melihat oknum polisi mengisap sabu-sabu di ruang kerja seorang kasat. Oknum tersebut sudah mencederai korps kepolisian, terlebih pesta sabu di kantor polisi.
"Ini sudah sangat keterlaluan karena mengisap sabu-sabu di kantor polres,"Â tandasnya.***


