
PEKANBARU, GORIAU.COM - Dinas Kesehatan Provinsi Riau menyebutkan total pasien berobat akibat dampak asap berjumlah 61.647 orang pada periode 1 Januari -18 Maret 2014.
Dari total jumlah tersebut, saat ini sebanyak 61.645 pasien dinyatakan telah sembuh, atau hanya tersisa dua yang masih dirawat.
''Penyakit yang sering ditemukan karena asap ini antara lain infeksi saluran pernafasan atas (ISPA), pneumonia, asma, iritasi mata dan kulit,''kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengutip data Dinas Keseharan Riau, Selasa (18/3/2014).
Dalam data tersebut terungkap, penyakit ISPA paling banyak diderita masyarakat dengan jumlah 53.933 orang. Jumlah terbanyak di Pekanbaru 13.941 pasien, Rokan Hilir 8.154, dan Bengkalis 6.409.
Sementara itu, menindaklanjuti instruksi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 14 Maret 2014, Pemerintah Provinsi Riau, di bawah koordinasi Pos Komando Satgas, membentuk struktur organisasi untuk Satgas Perawatan dan Pelayanan Kesehatan.
Kepala Satuan Tugas Perawatan dan Pelayanan Kesehatan Zainal Arifin menambahkan satgasnya telah mengupayakan beberapa langkah, antara lain menyiagakan 24 jam 209 puskesmas di seluruh kabupaten/kota dan menyiagakan 17 rumah sakit (RS) Pemda di Provinsi Riau.
Selailn itu, memberikan pelayanan kesehatan gratis akibat asap, membentuk pos kesehatan di Provinsi dan Dinas Kesehatan di 12 kabupaten/kota, membagikan masker kepada masyarakat.
''Kami juga mengkoordinasikan langkah-langkah penanganan dengan Pusat Pengendali Krisis Kesehatan (PPKK) dan potensi kesehatan yang ada seperti perguruan tinggi, LSM, dan organisasi profesi serta melakukan pengawasan aktif," kata dia. ***