CILE, GORIAU.COM - Kelompok sekte Kristen di Cile membakar seorang bayi perempuan usia tiga hari hidup-hidup lantaran pemimpin mereka percaya sang bayi turunan iblis dan anti-Yesus.
Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Jumat (26/4), pemimpin sekte sesat itu juga mengatakan kelahiran sang bayi menandai akhir zaman sudah dekat. Bayi itu dibawa ke sebuah bukit dekat pelabuhan Valparaiso di Kota Colliguay. Dia bakal dibinasakan lewat proses ritual.
Cara mereka membunuh bayi kecil itu juga sadis. Sebelum dilempar ke dalam api si bayi itu ditelanjangi dan mulutnya disumpal agar tidak ada orang mendengar jeritannya. Polisi telah menahan empat orang pelaku yang bertugas membakar bayi itu.
Peristiwa ini semakin miris sebab ibu sang bayi bernama Natalia Guerra diduga mengizinkan puterinya dibakar.
Juru bicara kepolisian Miguel Ampuero mengatakan setelah anggota sekte memanggil roh yang mereka sembah, bayi itu baru dieksekusi. ''Ini sekte sejak 2005 pimpinan Ramon Gustavo Castillo Gaete. Anggotanya sedikit, namun diikuti para pekerja profesional seperti pramugari, pembuat film, dan mereka punya pendidikan tinggi,'' ujar Ampuero.
Polisi juga mengatakan mereka terakhir melihat Gaete dalam perjalanan ke Peru untuk membeli ayahuasca, sebuah tanaman yang menyebabkan halusinasi. Dipercaya tanaman ini dipakai Gaete untuk mengontrol pikiran pengikutnya.***


