YOGYAKARTA, GORIAU.COM - Tim SAR gabungan memutuskan untuk menghentikan sementara proses pengangkatan jenazah Eri Yunanto, mahasiswa Universitas Atma Jaya Yogyakarta dari kawah Merapi.

"Melihat kondisi cuaca gelap sementara operasi saya minta dihentikan pukul 18.00 WIB," kata Komandan SAR DIY, Brotoseno dalam pesan pendek kepada Dream, Senin 18 Mei 2015.

Ia menjelaskan, korban baru sampai di teras blank 50. Untuk sementara jasad 'digantung' dengan posisi aman.

"Rencananya jika cuaca dan kondisi memungkinkan akan dilanjutkan besok pagi pukul 6.00 WIB. Kami minta doanya biar lancar dan tidak ada kendala," ujar Brotoseno.

Adapun dua anggota tim SAR gabungan yang turun ke kawah sudah diminta keluar dari lubang kubah. "Untuk tim yang posisi di bibir puncak Merapi sudah mulai bergerak di titik aman pasar Bubrah."

Tubuh Eri ditemukan dalam kondisi tak bernyawa siang tadi sekitar pukul 13.37 WIB.

Korban diketahui berada di sekitar 300 meter dari bibir kawah, sehingga evakuasi dilakukan dengan teknik vertical rescuer. Saat siang hari sekitar pukul 12 siang, suhu tertinggi di kawah bisa mencapai 450 derajat celcius. 

Eri Yunanto, mahasiswa Atma Jaya Yogyakarta jurusan Teknologi Industri Program Studi Teknik Informatika angkatan 2012, jatuh karena terpeleset ke kawah Merapi. Dia dilaporkan naik ke Merapi bersama lima orang lainnya sekitar pukul 11.00 WIB, Sabtu 16 Mei. ***