
JAKARTA, GORIAU.COM - Ahok telah menggunakan hak pilihnya di TPS 65, lapangan basket RW 014 Muara Karang, Penjaringan, Jakarta Utara. Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta bernama lengkap Basuki Tjahaja Purnama itu memilih pasangan capres dan cawapres nomor urut 1 Prabowo-Hatta.
Meski mendukung pasangan usungan partainya, Gerindra, yakni Prabowo-Hatta, namun Ahok memprediksi, justru capres dan cawapres lawan, Jokowi-JK lah yang bakal menang di TPS tempatnya mencoblos. "Di sini (TPS 65) nomor 2 yang menang," ujar Ahok usai mencoblos di bilik suara bersama istrinya, Veronica Tan, Rabu (9/7/2014).
Prediksi ini keluar setelah Ahok mendengar bisik-bisik beberapa warga Kelurahan Pluit yang ditemuinya. Kepada mantan Bupati Belitung Timur itu, mereka mengaku akan mencoblos pasangan Jokowi-JK.
Apalagi ketika Pemilu Legislatif 9 April 2014 lalu, PDIP pengusung Jokowi-JK menang di TPS ini mengalahkan Partai Gerindra yang mengusung Prabowo-Hatta. Kala itu dari 423 pemilih tetap, PDIP mendulang 227 suara yang terdiri dari 104 pemilihan caleg dan 123 untuk partai.
Sementara Partai Gerindra hanya mendapatkan sebanyak 38 suara. Terdiri dari 18 suara untuk partai dan 20 suara caleg.
Dan setelah melihat hasil sejumlah lembaga survei yang menunjukkan jarak elektabilitas Prabowo dan Jokowi sangat tipis. Sehingga, tak hanya di Jakarta, menurutnya kemungkinan di sejumlah daerah, Jokowi dan Jusuf Kalla akan memperoleh suara terbanyak. ''Kalau lihat hasil survei agak tipis. Kata orang nomor 2 bisa menang,'' ucap Ahok.
Meski begitu, ia tetap memprediksi dan berharap di wilayah Jakarta yang dipimpinnya, pasangan capres dan cawapres nomor urut 1 Prabowo-Hatta dapat menang.
"Jakarta prediksi saya bisa menang yang sesuai partai saya. Kan istri saya juga nomor 1. Jadi ada 2 suara. Kecuali istri nekat. Nanti cek dia celupnya 1 jari atau 2 jari hehehe..." ujar Ahok. ***