
BEKASI, GORIAU.COM - Seorang suami tega menganiaya istrinya, Desi Hayatun Nufus (21), yang tengah hamil 5 bulan, hingga tewas. Dia juga menusuk mertuanya, Fatoyah (45), hingga menderita luka parah.
Ita, kakak kandung Desi, mengatakan bahwa korban dan suaminya sempat terlibat cekcok mulut di kediaman mereka di Kampung Rawa Bebek, Rt 10 Rw 11, Kelurahan Kotabaru, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Minggu (26/1/2014) malam.Lantaran mendengar teriakan minta tolong dari dalam rumah, Ita langsung masuk dan mendapati kedua korban sudah terkapar di dapur."Ibu dan adik saya sudah terkapar bersimbah darah di dapur," kata Ita, Senin (27/1).Suami korban, Erik (30), diduga tidak sendirian dalam melakukan aksinya. Saksi lainnya, Syamsudin menuturkan, dari dalam rumah, pelaku langsung kabur beserta dua orang lainya."Ada dua orang bersama suami korban saat kabur, warga sempat mengejar, namun ditodong senjata tajam kami akhirnya mundur," kata Syamsudin di lokasi kejadian.Kedua korban akhirnya dievakuasi ke Rumah Sakit Ananda di Jalan Raya Sultan Agung Bekasi. Dari hasil identifikasi, Desi menderita beberapa luka tusuk dan sayatan di bagian wajah dan kepala. Sementara ibunya menderita luka bacokan di bagian punggung.Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan dua senjata tajam yang diduga digunakan para pelaku untuk melukai korbannya. Belum diketahui motif dari pembunuhan ini. Kasus ini masih diselidiki Polsek Bekasi Barat dan Polres Metro Bekasi Kota. Dibakar CemburuPolres Bekasi Kota hingga kini masih memburu pelaku. "Usai membunuh dan menusuk mertuanya, tersangka melarikan diri dan masih dalam pencarian," kata Kasubag Humas Polres Bekasi Kota AKP Siswo,Senin (27/1).Siswo menjelaskan, peristiwa itu terjadi di rumah pasangan suami-istri itu, di Kampung Rawabebek RT 10/11 Kotabaru, Bekasi Barat, Kota Bekasi, pada Minggu (25/1) pukul 21.00 WIB. Peristiwa bermula ketika korban dan pelaku cekcok mulut.Cekcok mulut itu berujung pada penganiayaan, yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Korban menderita luka di wajah, leher dan kepala.Peristiwa ini disaksikan oleh ibu korban, Fatoyah (45). Fatoyah kemudian berusaha melindungi anaknya dan menghentikan penganiayaan yang dilakukan pelaku. Namun upaya Fatoyah tidak berbuah hasil. Ia justru ditusuk oleh menantunya sendiri. Akibatnya, Fatoyah menderita luka tusuk di punggungnya.Usai membunuh istri dan juga melukai mertuanya, pelaku lalu melarikan diri dengan menggunakan mobil Daihatsu Sirion berwarna silver. "Pelaku dibantu oleh 2 orang lainnya dan masih kita kejar. Motif sementara diduga karena cemburu," pungkasnya.***