MERAUKE, GORIAU.COM – Seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kota Merauke, sebut saja Mawar (14), menjadi korban nafsu bejat seorang pemuda berinisial AS, warga Kota Merauke. Pemerkosaan terhadap Mawar dilakukan AS di Jalan Kampung Baru Kabupaten Merauke, Jumat (24/1) dini hari.

Wakapolres Merauke Kompol M Yudhi Pinem, SIK, melalui Paur Humas Iptu R Nainggolan yang dikonfirmasi wartawan, membenarkan peristiwa naas yang menimpa gadis itu. Menurut Nainggolan, berdasarkan keterangan korban, pelaku mengancam akan membunuh korban dengan sebilah parang, jika tidak memenuhi permintaan pelaku untuk bersetubuh dengannya. Karena takut akan dibunuh, korban pun pasrah dan melayani pelaku.Nainggolan menjelaskan kronologis kejadian berawal pada pukul 02.00 WIT, korban hendak pulang ke rumah, namun karena larut malam,  sehingga korban memanggil pelaku dan memintanya untuk mengantarkan korban bersama rekannya pulang.Dalam perjalanan, ban sepeda motor yang ditumpangi oleh pelaku, korban dan rekannya pecah. Kemudian pelaku menyampaikan akan mengantarkan satu-persatu.Saat mengantar korban, pelaku bukannya mengantarkan korban pulang, tetapi membawanya ke tempat lain. Di tengah perjalanan, sepeda motor yang ditumpangi keduanya tiba-tiba saja mati. Saat itu juga, pelaku menaruh sebilah parang di leher korban dan mengancam akan membunuh korban jika tidak melayani nafsu bejat pelaku. Karena ketakukan, korban pun pasrah diperkosa oleh pelaku di pinggir jalan.Tidak terima dengan perbuatan pelaku, setelah kejadian korban pun langsung melaporkan kejadian itu kepada pihak berwajib guna memproses pelaku. “Kasusnya sudah ditangani penyidik. Perbuatan pelaku akan dijerat dengan pasal 285 KUHP,” terang Nainggolan, seperti dikutif Goriau.com dari Bintangpapua.com.***