BERPURA-PURA orgasme saat berhubungan intim dengan pasangan adalah hal yang sangat sering dikaji dan dibicarakan. Banyak pendapat yang menyatakan hal tersebut adalah buruk, namun ada pula yang berpendapat hal tersebut tidak buruk.

Sebuah penelitian mengungkapkan sebanyak 80 persen perempuan berpura-pura orgasme saat melakukan hubungan seks. Sikap bohong tersebut ternyata bukanlah hal buruk, karena pada kenyataannya banyak perempuan yang berpura-pura orgasme, akhirnya mengalami orgasme yang sesungguhnya. Ini dibuktikan oleh penelitian yang dilakukan terhadap 481 perempuan, yang aktif secara seksual, namun tidak dalam hubungan yang serius. Berikut adalah beberapa alasan perempuan berbohong saat orgasme seperti dikutip dari dari Dailymail, Sabtu (7/3/2015).

- Alasan paling umum yang dinyatakan adalah untuk melindungi perasaan pria.

- Alasan kedua ternyata karena ketakutan dan rasa tak aman akan pengalaman seksual yang negative. Karena alasan itu, perempuan terpaksa berpura-pura agar tercipta pengalaman seksual yang positif.

- Alasan berikutnya untuk mengakhiri interaksi seksual yang sebenarnya memang tak menarik.

- Alasan terakhir yang tak terduga adalah agar benar-benar merasa orgasme.

Pakar seks, Tracey Cox mengatakan, alasan tersebut bukanlah alasan yang mustahil. "Teori berpura-pura sampai sungguh terjadi berdasarkan asumsi jika Anda menginginkan sesuatu untuk terjadi, maka hal tersebut dapat terjadi," kata Cox.

Menurutnya teknik ini sudah dipraktekan oleh psikologis kepada pasien yang depresi. Pasien depresi diminta untuk tersenyum meski keadaan hati sedang muram, dan hasilnya, senyum tersebut yang membuat mereka bahagia. ***