PEKANBARU, GORIAU.COM - Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Arsyadjuliandi Rachman dan manajemen PT Chevron Pacific Indonesia (CPI), Selasa (10/6/2014) menutup pelatihan kejuruan dan wirausaha yang ditaja SKK Migas dan PT CPI.

Program Vocational Training and Business Start Up (Vote) yang sudah bergulir selama 3 tahun ini bertujuan meningkatkan kemampuan bisnis masyarakat, utamanya mereka yang mempunyai keterbatasan ekonomi.Dalam pelatihan yang dilaksanakan Politeknik Caltex Riau selama dua bulan ini, 80 orang pemuda dan pemudi dari Kabupaten Bengkalis dan Rokan Hilir memperdalam ilmu dan keterampilan di bidang pengelasan, otomotif, instalasi listrik dan tata rias/salon dengan metode 70% praktik dan 30% teori.Program pelatihan kejuruan dan wirausaha ini terbagi dalam 3 tahapan, yaitu; 1) Pengembangan pelatihan kejuruan, 2) Pendampingan untuk penumbuhan usaha baru bagi alumni pelatihan, dan 3) Fase pengembangan usaha serta akses permodalan hingga peserta bisa menjalankan usahanya secara mandiri. Dari 80 peserta pelatihan, 40 peserta terbaik akan mendapat bantuan modal untuk memulai usaha sesuai dengan keterampilan yang telah dipelajari dalam dua bulan ini.Dalam sambutannya, Wagubri Arsyadjuliandi Rachman, memberikan apresiasi kepada manajemen PT CPI atas kepeduliannya terhadap anak-anak yang tidak memiliki akses pendidikan dan usaha.  Ia meminta para peserta untuk bersungguh-sungguh melaksanakan kegiatan usaha yang telah mereka pelajari selama pelatihan dan berharap agar kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan-perusahaan lain.Program pelatihan kejuruan dan wirausaha ini terlaksana dengan baik berkat dukungan dari berbagai instansi, seperti Politeknik Caltex Riau, SMKN 3 Pekanbaru, SMKN 5 Pekanbaru, LaPak UMKM, PT Capella Dinamik, Asosiasi Profesional Elektrikal Indonesia serta Pemerintah Daerah Bengkalis dan Rokan Hilir.rls