
SIAK SRI INDRAPURA, GORIAU.COM - Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Tranmigrasi (Disosnakertran) Kabupaten Siak Drs H Nurmansyah MSi begitu kaget saat dikabarkan ada dua orang pekerja PT Indah Kiat Pulp and Paper (PT IKPP) Perawang yang tewas akibat kecelakaan kerja. Nurmansyah mengaku, sampai saat ini pihaknya belum menerima laporan dari PT IKPP terkait kecelakaan kerja tersebut.
"Apa, ada 2 pekerja IKPP yang meninggal. Saya baru tahu, kok tak ada laporan ke kita. Saya akan langsung turun ke lapangan, cek kebenaran informasi ini," kata Nurmansyah saat dihubungi GoRiau.com, Sabtu (13/6/2015).
Nurmasyah menyayangkan sikap PT IKPP yang tidak melaporkan kecelakaan kerja itu kepada pemerintah daerah melalui Disosnakertran. Padahal, PT IKPP merupakan perusahaan besar yang memiliki ribuan pekerja.
"Kalau memang benar kejadiannya, kok mereka (PT IKPP,red) tak lapor kita. Ini kan menyangkut nyawa orang, apalagi itu perusahaan besar," ujar Kadis.
Humas PT IKPP Asmadi saat dihubungi GoRiau.com juga tidak menjawab, kendati handphonenya dalam kondisi aktif. Meski sudah berkali-kali dihubungi, tetap saja tidak diangkat.
Seperti diberitakan, kecelakaan kerja terjadi di PT IKPP, Jumat (12/6/2015) kemarin. Akibatnya, dua orang karyawan meninggal dunia serta tiga orang lainnya mengalami luka berat hingga dilarikan ke rumah sakit.
Informasi yang dihimpun dari narasumber GoRiau.com, penyebab laka kerja ini lantaran craine yang biasa digunakan untuk mengangkat benda berat patah. Tak pelak, benda yang sedang diangkat ini pun jatuh menimpa barang-barang lainnya, dan mengenai sejumlah karyawan yang tengah bekerja dibawahnya.
Waktu kejadian, sejumlah karyawan sedang melakukan pengecoran. Akibat peristiwa naas tersebut, dua orang meninggal dunia. Informasinya identitas kedua karyawan ini adalah Andri Setiawan (23) asal Medan Sumatera Utara (Sumut), dan Agus Salim (50), warga asal Delisedang Sumut.
Akibat kejadian ini, tiga karyawan lainnya yang tengah melakukan aktifitas pengecoran juga mengalami luka berat. Mereka kabarnya langsung dibawa ke klinik milik PT IKPP.(nal)