TEMBILAHAN, GORIAU.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Indragiri Hilir (Inhil) melalui Badan Anggaran (Banggar) menyoroti Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2014 lalu, dimana meski mengalami peningkatan namun masih ditemui beberapa persoalan yang harus dilakukan perbaikan.

Juru Bicara Banggar DPRD Inhil, Edi Gunawan menjelaskan, dalam penetapan target terutama pos retribusi dan beberapa sektor lainnya belum terukur secara baik, dimana ada sektor pos yang dalam target jauh dibawah perolehan.

Sementara dikatakan politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, disektor pos lainnya justru melebihi target yang ada. Mestinya dikatakan pria yang akrab disapa Asun ini realisasi pada tahun sebelumnya bisa menjadi pedoman dalam penentuan target yang ada dan diukur dengan kapasitas dukungan data yang valid serta berpotensi dengan kemampuan yang ada.

''Terutama mesti juga dilakukan peningkatan pengawas terhadap juru pungut pada satuan kerja untuk menghindari kebocoran pada PAD,'' tegasnya.

Ia juga menambahkan, persoalan lain juga harus menjadi perhatian seperti pajak PBB, diamana pajak PBB menurutnya masih belum tersosialisasikan secara baik terhawap wajib pajak.

''Belum lagi data wajib pajak PBB yang bersumberkan dari kantor pajak Rengat dinilai masih belum tervalidasi secara baik, ini perlu segera dilakukan perbaikan,'' tambah Edi Gunawan.(ayu)