DUMAI, GORIAU.COM - Ketua Tim Pemenangan PDI Perjuangan di Kota Dumai Tito Gito menegaskan akan berjuang untuk merebut tujuh kursi di DPRD Dumai pada Pileg 2014 mendatang.

Demikian ditegaskan Tito saat menyampaikan orasi politiknya pada kampanye akbar di Dumai, Senin (24/3/2014). Dikatakan, setiap penduduk yang telah memiliki KTP berhak mencoblos dalam artian telah memiliki hak pilih/suara. Selanjutnya, untuk diketahui para saksi nantinya, pada penghitungan suara nantinya di setiap TPS diawali dengan penghitungan suara DPR RI.

Tak henti-hentinya, dihadapan ribuan massa pendukung Tito sangat mengharapkan dukungan penuh untuk bersama-sama memenangkan PDI Perjuangan pada Pileg (Pemilihan Legislatif) yang akan berlangsung pada 9 April 2014 nantinya.

''Untuk DPRD Kota Dumai, minimal 7 Kursi yang harus kita dapatkan dengan perolehan suara bersih minimal 30 Persen dari jumlah DPT (Daftar Pemilih Tetap) yang ada dikota Dumai sebanyak 196 ribu jiwa lebih. Meskipun yang hadir pada Kampaye Akbar PDI Perjuangan saat ini hanya 3.000 orang, tapi saya yakin disetiap Daerah Pemilihan yang ada dikota Dumai PDI Perjuangan mampu memperoleh suara sebanyak 17.000 suara sah,'' tegas Tito yang sudah tiga periode duduk di DPRD Dumai.

Pada kesempatan itu, Tito juga menyebutkan, bahwasanya PDI Perjuangan sebagai Pelopor Raskin, Pengobatan Gratis di RSUD dan juga Koperasi Masyarakat Kecil untuk di Kota Dumai.

''Jika PDI Perjuangan Menang, maka Jokowi Presidennya dan Tito Gito Walikota Dumai-nya. Insya Allah, semua persoalan Dumai akan kita selesaikan, baik itu masalah tanah konsesi dan lainnya. Karena, Kami Berjuang Untuk Kesejahteraan Rakya dan APBD pastinya Pro kepada Rakyat,'' teriak Tito dalam orasinya.

Terakhir, terkait adanya Money Politik dalam persaiangan untuk memperoleh Kursi Gedung Wakil Rakyat tersebut, Tito berpesan kepada ribuan massa pendukungnya, untuk menjadi tiga pemilih yang oke, diantaranya, Pemilik suara yang paling oke, mampu menolak uang dan mengusir Caleg yang membodohi masyarakatnya, pemilik suara oke, ambil uangnya jangan pilih Calegnya dan Pemilik suara yang diharamkan oleh MUI ialah bagi penerima dan pemberi uang pada Pileg nantinya, karena hukumnya haram.

Sementara, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Dumai Khairul Saleh dalam orasinya menegaskan kepada ribuan massa pendukungnya agar bersama dan bekerjasama memenangkan PDI Perjuangan di Kota Dumai dan begitu juga untuk bisa memenangkan para Calegnya.

''Kalau kita mau menang, mari sama - sama kita amankan pendukung kita di daerah pemilihannya masing-masing. Jangan mau Partai Wong Cilik ini di pecundangi, untuk itu mari sama-sama kita menjaganya dan jangan sampai tergoyahkan oleh janji-janji sesaat,” pesan Khairul.

Sementara, , Caleg DPR RI Dapil Riau I Hj Reni Sitawati Siregar Nomor Urut 3 itu, mengharapkan kepada ribuan massa pendukung PDI Perjuangan yang hadir, mulai saat ini jadikan tekad dalam dirinya agar Partai Wong Cilik bisa menang di Indonesia.

''Mari jadikan PDI Perjuangan sebagai agen perubahan untuk Bangsa ini, jangan mau lagi diiming-imingi dengan Money Politik. Karena, pilihan yang tepat berasal dalam hati nurani anda semua,'' ujar Reni seraya berharap, agar PDI Perjuangan di Dumai minimal bisa menang 30 persen dari DPT yang ada dan 7 Kursi untuk DPRD Dumai, Insya Allah jika itu terwujud, masyarakat akan sejahtera. (za)