
PEKANBARU - Kemenangan di depan mata skuad PSPS Pekanbaru harus kandas lewat ketegangan pada masa perpanjangan waktu. Bertandang ke markas Adhyaksa FC di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, tim berjuluk Askar Bertuah terpaksa puas berbagi angka setelah eksekusi penalti penentu pada menit-menit akhir pertandingan berhasil dimentahkan oleh penjaga gawang tuan rumah, Sabtu (31/10/2026).
Laga pekan kedelapan Pegadaian Championship musim 2026/2028 ini berakhir dengan skor imbang 1-1. Tuan rumah lebih dulu memimpin lewat eksekusi penalti Tatsuhide Shimizu pada babak pertama, sebelum akhirnya Antonio Gamaroni menyamakan kedudukan melalui sundulan terukur pada pertengahan babak kedua.
Titik balik yang paling menyesakkan bagi kubu tamu terjadi tepat pada masa tambahan waktu (injury time). Pelanggaran keras bek Adhyaksa FC, Arthur Jesus Viera terhadap Ilham Fathoni di area terlarang pada menit ke-90+2 membuat wasit menghentikan laga sejenak untuk berkonsultasi dengan ruang Video Assistant Referee (VAR). Hasil tinjauan tersebut memastikan wasit menunjuk titik putih untuk PSPS Pekanbaru.
Antonio Gamaroni yang sebelumnya menjadi pahlawan penyama kedudukan maju mengambil tanggung jawab sebagai algojo. Namun, sepakan kaki kirinya pada menit ke-90+5 secara brilian mampu dibaca dan ditepis oleh kiper Adhyaksa FC, Dimas Fani Firmansyah. Bola muntah yang berbuah sepak pojok pun tak sanggup dimaksimalkan barisan depan PSPS menjadi gol kemenangan.
Menilik jalannya pertandingan sejak peluit awal berbunyi, skuad asuhan Widyantoro memang tampil menekan. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Adhyaksa FC agresif membongkar pertahanan PSPS lewat kombinasi umpan pendek dan penetrasi langsung ke area kotak penalti. Sebaliknya, Askar Bertuah merapatkan barisan belakang dan mencoba mencuri peluang lewat kecepatan serangan balik yang dimotori Asir Aziz dan Viery Donny.
Kebuntuan tuan rumah baru pecah menjelang waktu turun minum. Kemelut berujung pelanggaran di area terlarang oleh pemain PSPS kembali memaksa wasit mengecek tayangan VAR sebelum menghadiahi penalti. Tatsuhide Shimizu yang maju sebagai eksekutor sukses mengecoh kiper lawan, menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0 untuk Adhyaksa FC.
Tertinggal satu gol, PSPS Pekanbaru langsung menaikkan tempo serangan pada paruh kedua. Pergerakan lincah Asir Aziz yang disokong umpan-umpan terobosan dari Matheus Henrique Machado perlahan mulai merusak kerapatan benteng pertahanan tuan rumah.
Upaya pantang menyerah tim tamu akhirnya terbayar lunas pada menit ke-65. Berawal dari umpan silang matang yang dilepaskan Muhammad Reza Kusuma dari sayap kiri lapangan, Gamaroni melompat tinggi memenangi duel udara. Sundulan kerasnya meluncur deras merobek jala gawang Adhyaksa FC tanpa sanggup diantisipasi kiper, mengubah papan skor menjadi 1-1 yang bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. ***