SELATPANJANG - Bupati Kepulauan Meranti, Asmar bersama Bunda PAUD Kabupaten Kepulauan Meranti, Ismiatun, SE meninjau langsung pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah. Peninjauan hari perdana tahun ajaran 2026/2027 ini menyasar sejumlah satuan pendidikan untuk memastikan kegiatan tersebut berjalan inklusif dan menyenangkan, Selasa (14/7/2026).

Langkah pengawasan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen daerah dalam menciptakan ruang edukasi yang berorientasi pada perlindungan hak peserta didik. Dalam agenda kunjungan kerja ini, turut mendampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Meranti, Tunjiarto, MPd, Kepala Dinas Sosial P3AP2KB, Rokaizal, MPd, Kepala Dinas Kesehatan, Ade Suhartian, serta Ketua Pokja Bunda PAUD Kabupaten, Suprapti, MPd bersama jajaran perwakilan TP PKK dan pengawas sekolah.

Di sela-sela pemantauan, orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti tersebut menyempatkan diri menyapa para murid baru. Interaksi hangat itu disisipi suntikan motivasi agar anak-anak lebih mudah beradaptasi di lingkungan belajar yang asing bagi mereka.

"Kalian adalah generasi penerus bangsa. Belajarlah dengan sungguh-sungguh, hormati guru, sayangi teman, dan manfaatkan kesempatan belajar sebaik mungkin untuk meraih cita-cita," ujar Asmar.

Pada kesempatan yang sama, Bunda PAUD Kabupaten Kepulauan Meranti, Ismiatun, SE berpesan kepada tenaga pendidik untuk selalu mengedepankan kesabaran saat mendampingi anak usia prasekolah. Ia juga memberikan imbauan khusus kepada siswa agar selalu menjaga kerukunan antarteman.

"Bagi anak-anak sekalian, belajar yang semangat. Khusus untuk anak laki-laki, jangan ada yang berantem. Harus saling merangkul karena semuanya adalah saudara," pesannya.

Pelaksanaan program orientasi ramah anak ini dinilai sangat vital dalam menanamkan fondasi karakter peserta didik sejak fase awal. Kepala daerah menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi dari seluruh pemangku kepentingan guna meningkatkan mutu serta pemerataan layanan pendidikan prasekolah.

"Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung pemerataan akses dan peningkatan mutu layanan PAUD melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan. Langkah ini penting demi mewujudkan generasi yang unggul, agamis, sejahtera, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045," urainya.

Sejalan dengan visi tersebut, istri bupati ini memberikan apresiasi atas dedikasi pengawas dan pihak sekolah yang berhasil membangun atmosfer ceria di hari pertama masuk sekolah. Para orang tua juga diajak untuk tidak melewatkan tahap pendidikan usia dini sebelum mendaftarkan anak ke tingkat dasar.

"Saya mengajak seluruh orang tua untuk memastikan anak-anak mengikuti pendidikan prasekolah sebelum memasuki SD. Fondasi pendidikan yang kuat dimulai sejak usia dini. Mari bersama-sama kita wujudkan generasi yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045," paparnya.

Rangkaian pemantauan ini menyasar beberapa lokasi strategis, di antaranya TK Afida, TK Negeri Pembina, SD Negeri 2, serta TK EEC yang berada di kawasan Selatpanjang.

Kegiatan monitoring ditutup dengan sesi pengambilan foto bersama antara rombongan pemerintahan daerah, guru, dan para murid, sebelum tim bergerak melanjutkan agenda tinjauan ke satuan pendidikan lainnya. ***