PEKANBARU, GORIAU.COM - Subdit IV Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Riau, berhasil mengamankan sekitar tiga unit truk tangki pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM), Rabu (27/5/2015) siang tadi. Truk ini diduga melakukan aktifitas 'Kencing BBM' di kawasan Kulim Tenayan Raya, mendekati daerah perbatasan dengan kabupaten Pelalawan.

Sebelum digulung polisi, aktifitas kencing BBM ini sudah diintai sejak Selasa (26/5/2015) sore lalu. Subdit IV yang menerima laporan tersebut langsung menurunkan sekitar delapan orang petugas berpakain sipil untuk memastikan informasi ini. Benar saja, saat di lokasi yang tak jauh dari jalan raya ini, tampak beberapa tangki terparkir mengantri disebelah rumah makan yang diduga jadi lokasi pembuangan minyak.

Pantauan GoRiau.com yang turut serta dalam operasi ini, selain rumah makan tersebut, adapula warung bengkel berjarak sekitar 10 meter yang juga jadi perhentian truk tangki. Bengkel ini berfungsi sebagai tempat mengganti kepala selang yang sudah digunakan si supir pada aksi pembuangan BBM tersebut.

Penyelidikan petugas terus berlangsung hingga Selasa malam. Malahan Dit Reskrimsus sempat menyebar anggota, dimana sebagian menyusup melalui hutan, sebagian lagi mengintai dari jarak 100 meter, dan sisanya selaku koordinator pergerakan. Namun sayang, polisi harus pulang dengan tangan hampa, lantaran malam itu belum kantongi bukti kuat untuk melakukan operasi tangkap tangan, dan akhirnya membubarkan diri sekitar pukul 23.30 WIB.

Barulah pada Rabu (27/5/2015) siang, polisi akhirnya berhasil menciduk para pelaku. Ini dibenarkan Direktur Reserse Kriminal Khusus, Kombes Yohanes Widodo, saat berbincang dengan GoRiau.com. "Benar sudah kita amankan siang tadi. Cuma saya belum ada data rinci berapa liter isi truk tangki. Sementara untuk pelaku, ada beberapa orang yang kita amankan," jawabnya.

Menurut informasi masyarakat sekitar yang enggan disebutkan namanya, aktifitas kencing BBM ini sudah berlangsung cukup lama. Biasanya, kegiatan mulai berjalan sejak siang sampai malam hari sekitar pukul 22.00 WIB. Bahkan informasinya, belasan truk sudah terkoordinir dengan baik, sehingga tidak tampak penumpukkan yang dapat memancing perhatian polisi.

"Kita belum bisa ekspose sekarang karena masih merampungkan data dan keterangan dari mereka yang sudah diamankan ini. Mudah-mudahan secepatnya besok pagi," elak Kombes Yohanes Widodo saat ditanya terkait berapa orang yang turut diamankan saat operasi tangkap tangan tersebut.

Sempat saat itu GoRiau.com berusaha mengabadikan proses kencing BBM di tempat kejadian perkara, namun gagal lantaran minimnya pencahayaan dan jauhnya jangkauan foto dari lokasi tersebut. (had)