BANGKINANG, GORIAU.COM - Hasil pemeriksaan sementara terhadap tiga pekerja yang ikut membabat Taman Nasional Tesso Nilo tadi sore menyimpulkan bahwa ketiga pelaku dan alat berat ditangkap Tim Dinas Kehutanan Kabupaten Kampar, saat melakukan landclearing dan pembersihan.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Penataan dan Perlindungan Kawasan Hutan H Syawir SH MSi didampingi Kepala Seksi Kehutanan dan Kebakaran Darwin Saragih saat ditemui GoRiau.com, diruang kerjanya, Lantai II, Kantor Dinas Kehutanan Kabupaten Kampar, Jalan Letnan M Boya, Bangkinang, Selasa (29/01/2013) sore.

"Tiga pekerja AU (39), RD (32), An (25) dan satu unit alat berat eskavator jenis VC 200/6 berwarna kuning diamankan tim saat bekerja melakukan landclearing dan pembersihan lahan di kawasan HPT Teso Nilo dan konsensi hutan PT Hutani Selo Lestari," ungkap Syawir yang juga ninik mamak di Kenegerian Pulau Godang bergelar Datuk Tandiko ini.

Menurutnya, dugaan sementara, mereka diduga melakukan perambahan kawasan HPT Teso Nilo dan konsensi PT Hutani Sero Lestari, setelah tim melakukan pengukuran dan mengambil titik koordinat di lokasi tersebut.

"Berdasarkan peta dari Dinas Kehutanan Kabupaten Kampar, bahwa kawasan hutan yang dirambah tersebut termasuk dalam kawasan HPT Tesso Nilo dan areal konsesi PT Hutani Sola Lestari," terangnya.

Dikatakan Datuk Tandiko, selain sedang melakukan landclearing dan pembersihan, di lokasi tersebut juga tampak bibit sawit dan barak-barak pekerja. (rif)