SIAK – Insiden memilukan terjadi di Jalan Raya Perawang KM 10, Kampung Perawang Barat, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak. Sebuah mobil Toyota Land Cruiser menghantam tiga sepeda motor yang dikendarai rombongan pelajar, Rabu (28/10/2026) sore. Tragedi ini merenggut nyawa seorang pelajar perempuan berinisial AM (16), sementara beberapa rekannya mengalami luka-luka.

Kecelakaan lalu lintas tersebut bermula ketika mobil bernomor polisi BM 151 AK yang dikemudikan oleh seorang ketua organisasi masyarakat (ormas) berinisial DK, melaju dari arah Perawang menuju Minas. Setibanya di lokasi kejadian sekitar pukul 15.30 WIB, kendaraan roda empat itu bergerak ke sisi kanan jalan.

Pada saat yang bersamaan, meluncur tiga sepeda motor dari arah berlawanan. Kendaraan roda dua tersebut meliputi Honda Vario bernomor polisi BM 5471 SAE, Honda Beat BM 2925 ZAT, serta satu unit Honda Beat tanpa pelat nomor. Lantaran jarak yang sudah terlampau dekat, benturan keras tidak dapat dihindari.

"Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju tiga sepeda motor yang ditumpangi sejumlah pelajar," terang Kabid Humas Polda Riau, Akhmadi membenarkan kronologi nahas tersebut.

Berdasarkan informasi di lapangan, pengemudi mobil diduga sempat berupaya meninggalkan lokasi usai tabrakan terjadi. Namun, sejumlah warga bersama rekan-rekan korban langsung mengejar dan menghentikan laju kendaraan tersebut agar tidak menjauh dari titik kejadian.

Mendapat laporan insiden, penyidik Satlantas Polres Siak segera turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan seluruh kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti. Polisi juga membawa pengemudi ke Polsek Tualang guna menjalani pemeriksaan intensif, termasuk melakukan tes urine yang belakangan diketahui memberikan hasil negatif.

Setelah merampungkan serangkaian pemeriksaan dan menggelar perkara, Sabtu (31/10/2026) malam, kepolisian akhirnya menaikkan status pengemudi.

"Hasil gelar tadi malam, sudah ditetapkan sebagai tersangka. Hari ini sudah diterbitkan surat perintah penahanannya," jelasnya, Minggu (1/11/2026). ***