
TELUKKUANTAN - Dibakarnya rumah Is (33) oleh warga Logas Tanah Darat (LTD), Kuantan Singingi (Kuansing), Riau merupakan akumulasi kemarahan warga. Sebab, keberadaan Is bersama anak buahnya sudah lama meresakan masyarakat.
"Dia sudah lama meresahkan kami. Namun, selama ini tidak ada yang berani melaporkan dia ke polisi," ujar sumber GoRiau.com yang tak ingin disebutkan namanya, Selasa (10/5/2016) siang.Menurut sumber tersebut, Is merupakan toke sawit. Namun, tindakannya yang sok jagoan, sehingga sangat sering bertindak sesuka hati.
"Bahkan, dia acap kali panen sawit kami. Tidak hanya itu, dia juga menampung sawit hasil curian," beber lelaki paroh baya tersebut.
Karena sudah kesal, lanjut dia, warga sekitar sepakat untuk menangkap Is bersama anak buahnya. Tepat sekitar pukul 05.30 Wib, AA (20) warga Muara Langsat Kecamatan Sentajo Raya ditangkap warga saat mencuri sawit milik Waryoko di Sukaraja.
"Setelah kami tangkap dan dia mengaku bahwa mencuri sawit bersama Is dan Rn," ujar pria ini. Rn (21) merupakan warga Muara Langsat Kecamatan Sentajo Raya.
Mendapat informasi tersebut, lanjut dia, warga yang sudah berkumpul sebanyak 400 orang langsung mendatangi rumah Is di Sako Margasari. Namun, Is tidak mau keluar. Akibatnya, masyarakat mulai marah dengan melempari jendela rumahnya.
Tidak hanya itu, warga semakin marah hingga membakar rumah dan dua unit kendaraan roda empat berupa Colt Diesel dan Panther serta sepeda motor milik Rn.
"Kebetulan, Rn bersembunyi di Colt Diesel. Makanya, mobil tersebut ikut diamuk massa," ujar sumber ini.
Saat ini, ketiga pelaku sudah diamankan oleh polisi untuk proses hukum lebih lanjut. Sementara, warga yang beringas sudah dibubarkan oleh polisi dan beraktivitas seperti semula.***