PEKANBARU, GORIAU.COM - Demi kepentingan publik, maka visi-misi Gubernur Riau yag baru H Annas Maamun sangat memungkinkan diakomodir dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Riau tahun 2014.

Demikian ditegaskan pengamat kebijakan publik Dr Ahmad Tarmizi Yusa, MA, Selasa (4/3/2014). Menurut Tarmizi Yusa, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Strategis (Renstra), boleh saja direvisi bila benar-benar ditujukan untuk kepentingan publik."Selama itu ditujukan untuk kepentingan publik, maka memungkinkan RPJMD dan Renstra itu direvisi. Dengan demikian, visi-misi Gubernur Riau yang baru, Annas Maamun bisa saja diakomodir dalam APBD Perubahan Riau 2014," tegas Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Riau (Fikom UIR) tersebut.Dikatakan Tarmizi, keinginan Annas Maamun memaksimalkan penggunaan APBD Riau untuk kepentingan publik, dengan memangkas anggaran perjalanan dinas, menghapuskan anggaran program-program seremonial dan kegiatan-kegiatan lainnya yang tidak bermanfaat bagi masyarakat, seharusnya didukung semua pihak. "Mereka yang tidak mendukung kebijakan kepala daerah yang berpihak kepada masyarakat Riau, berarti tidak menginginkan Riau ini maju," ujarnya.Menurut Tarmizi, sangat keliru, bila ada pihak yang mengatakan, bahwa visi-misi Annas Maamun tidak bisa lagi diakomodir dalam APBD-P Riau 2014, dengan dalih belum dimasukkan dalam RPJMD dan Renstra. "Pokoknya, kalau untuk kepentingan publik, bisa diakomodir di APBD-P. Direvisi saja RPJMD dan Renstranya itu," ulang Tamizi.Ditambahkan Tarmizi, masyarakat Riau sudah muak dengan kebijakan    penggunaan APBD Riau tahun-tahun sebelumnya, yang sangat tidak berpihak pada kepentingan publik. "Selama ini, setiap tahun dalam jumlah besar APBD Riau dihamburkan untuk membiayai program-program bernuansa hura-hura, seremonial dan perjalanan dinas. Selain itu, untuk mendanai pembangunan proyek-proyek yang tidak ada manfaatnya sama sekali bagi masyarakat atau hanya menjadi proyek mubazir," tandasnya.sbs