SIAK SRI INDRAPURA - Kawasan Industri Tanjung Buton ini letaknya sangat strategis, dan berpeluang menjadi pelabuhan alternatif setelah Singapura dan Batam. Tentunya keunggulan ini yang dilirik para investor.

Baru-baru ini perusahaan bentukan BUP PT Samudera Siak melakukan MoU dengan Holsten Marketing SDN terkait kerjasama Ekspor Impor dari Tanjung Buton - Batu Pahat dan sebaliknya.

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tersebut disaksikan oleh Gubernur Riau Syamsuar dan Bupati Siak Alfedri, serta Timbalan Menteri Luar Negeri Malaysia yang didampingi Duta Besar Malaysia untuk Indonesia di Kediaman Gubernur Riau Pekanbaru, Sabtu (2/11/2019) lalu.

"Ini salah satu bentuk kerjasama dalam pengembangan pelabuhan antara PT Tanjung Buton Port (TBP) dengan Holsten Marketing (HM) SDN. BHD Malaysia dalam hal pemasaran serta jasa penerimaan dan pengiriman barang di lokasi Pelabuhan Tanjung Buton," Bupati Siak, Alfedri dengan ramah, Senin (4/11/2019).

Dijelaskannya lagi, pihak Tanjung Buton Port (TBP) akan membantu melakukan jasa pengiriman barang kepada pihak Holsten Marketing (HM) melalui Pelabuhan Tanjung Buton. Sebaliknya pihak HM juga akan melakukan jasa pengiriman barang kepada pihak TBP melalui Pelabuhan Batu Pahat.

"Ini merupakan bentuk tindaklanjut dari kunjungan Duta Besar Malaysia untuk Indonesia beberapa waktu lalu ke Kawasan Industri Tanjung Buton, dan berlaku hingga enam bulan kedepan dan dapat diperpanjang kembali sesuai persetujuan kedua belah pihak," sebut Alfedri.

Pemerintah Kabupaten Siak yang dipimpin Bupati Alfedri terus berupaya menjemput bola dengan pihak-pihak yang akan menguntungkan bagi daerah Siak, baik itu infrastruktur maupun bidang perdagangan. ***