
BENGKALIS, GORIAU.COM - Kapolres Bengkalis, AKBP Andry Wibowo memberikan apresiasi kepada para buruh Bengkalis di hari kemerdekaan para buruh (may day) dimanfaatkan dengan kegiatan yang positif.
"Kita apresiasi kepada FSPTI Bengkalis atas kegiatan hari ini tidak mengisi hari kemerdekaan mereka (buruh,) dengan berunjuk rasa tetapi dengan hal yang positif," ungkap Kapolres yang ikut melakukan penanaman pohon bersama buruh di pantai Teluk Papal dDesa Teluk Papal Kecamatan Bantan, Bengkalis, Kamis (1/5).
Dengan menanam mangrove di sepanjang pantai yang langsung berbatasan langsung dengan perairan internasional bisa mengurangi angka abrasi yang setiap tahun terus meningkat.
"Dengan menanam mangrove ini, angka abrasi yang terus bertambah setiap tahun, otomatis akan berkurang, mudah-mudahan hal demikian dapat diikuti oleh federasi lainnya sehingga garis pantai di perbatasan internasional dapat terjaga dengan baik," tandasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Bantan Nazly, Ketua Nelayan Teluk Papal sekaligus Ketua Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Desa Teluk Papal, Jaya.
Ketua FSPTI - SPSI Bengkalis, Masuri SH, yang memimpin langsung aksi ini mengatakan kegiatan menanam pohon dan peduli lingkungan atau sering diistilahkan dengan go hreen ini merupakan kali ke empat digelar. Ia menyebut, para buruh tak harus merayakan mayday dengan berdemo, tapi bisa dengan menunjukkan kepedulian lingkungan dengan menanam pohon.
"Kami menggelar kegiatan ini selama empat tahun belakangan sebagai bukti, bahwa buruh di bawah F SPTI - SPSI Peduli dengan lingkungan hidup," ujarnya.Pada tahun 2011 F SPTI SPSI menanam 1900 batang Mahoni sepanjang jalan Kelapa Pati Laut Bengkalis. Pada 2012 kembali menanam 2500 batang Trambesi di lokasi waterboomKota Bengkalis. Pada 2013 menanam sekitar 2500 batang Trambesi di Desa Meskom Bengkalis.
"Tahun ini, kami menanam sebanyak 9800 batang Mangrove yang merupakan gabungan dari Polres Bengkalis sebanyak 4.000 batang," ungkapnya.
Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bengkalis ini berharap, dengan adanya penanaman Mangrove bisa menjaga garis pantai Bengkalis dari abrasi air laut. "Setiap tahun, sedikitnya 30 meter garis pantai Bengkalis hilang akibat abrasi. Kami berharap, dengan adanya penanaman Mangrove dapat menyelamatkan garis pantai itu," ujarnya.
"F SPTI - SPSI juga ingin menyampaikan pesan, dalam merayakan Mayday tak harus heboh dengan aksi. Tapi juga dengan bentuk kepedulian terhadap alam," tambanhya.(jfk) Â