
PEKANBARU - Pantauan satelit mendeteksi kemunculan ratusan titik panas (hotspot) yang menyebar di daratan Pulau Sumatera pada Selasa (3/11/2026). Provinsi Jambi dan Sumatera Selatan mendominasi sebagai wilayah penyumbang titik api terbanyak, sementara kondisi di Riau terpantau menyumbang angka minor.
Data terbaru menunjukkan jumlah keseluruhan titik panas di wilayah Sumatera mencapai 371 titik. Dari jumlah tersebut, konsentrasi tertinggi berada di bagian selatan dan tengah daratan Sumatera yang memicu kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan.
Berdasarkan rekaman satelit, sebaran titik panas terbagi ke dalam sembilan provinsi dengan tingkat persebaran yang bervariasi:
Untuk wilayah Provinsi Riau, jumlah titik panas tercatat sebanyak lima titik yang tersebar di wilayah pesisir dan daratan. Jumlah ini jauh lebih rendah dibandingkan provinsi tetangga di pulau Sumatera.
"Sebarannya berada di Kabupaten Siak satu titik, Pelalawan satu titik, Indragiri Hilir satu titik, dan Kota Dumai dua titik," rinci Forecaster On Duty BMKG, Ranti Kurniati. ***