
PEKANBARU, GORIAU.COM - Jelang berakhirnya masa kepemimpinan Djoherman Djohan sebagai Penjabat Gubernur Riau (Pj Gubri), dirinya terus berupaya menyelesaikan konflik lima desa yang berkepanjangan ini bisa cepat selesai tanpa meninggalkan gejolak suatu saat nanti.
Namun ditegaskannya, jika memang konflik lima desa ini tidak bisa diselesaikan hingga jabatannya berakhirnya, dirinya menyandarkan harapan kepada Gubernur Riau terpilih, Annas Maamun untuk bisa menyelesaikan secepatnya.
"Saya berusaha bagaimana ini bisa cepat selesai, termasuk memberikan skema penyelesaian yang sudah saya sampaikan kepada kedua bupati yang terkait, namun jika tidak terkejar, berharap gubernur baru nantinya bisa menyelesaikannya," harap Pj Gubri.
Sementara mengenai waktu tenggang, Pj Gubri belum bisa memastikan kapan konflik perkara lima desa ini bisa diselesaikan. "Dikatakan selesai jika kedua bupati sudah mencapai kesepakatan, dan kita akan berharap itu segera terealisasi," tandasnya.
Seperti diketahui, Pj Gubri telah memfasilitasi pertemuan antara Bupati Kampar, Jefri Noer dan Bupati Rokan Hulu, Achmad di Jakarta untuk membahas masalah ini. Meski belum mencapai kata sepakat, namun Pj Gubri yakin kedua pucuk pimpinan tersebut bisa menerima dan menjalankan solusi atau skema penyelesaian yang telah diberikannya.***