SIAK SRI INDRAPURA, GORIAU.COM - Camat Bunga Raya, Dicky Sofyan menyerukan kepada masyarakatnya untuk rajin gotong royong membersihkan parit. Seruan tersebut disampaikan melalui Kepala Desa se-Kecamatan Bunga Raya, Kabupaten Siak, Riau.

Ia menilai, masalah banjir yang terjadi di Kecamatn Bunga Raya setiap tahun diakibatkan oleh parit yang tersumbat. Sehingga, air tidak lancar mengalir. Penyumbatan tersebut, kebanyakan dilakukan oleh warga setempat.

"Biasanya, mereka menimbun parit tersebut untuk jalan ke rumahnya," ujar Dicky saat ditemui www.goriau.com di ruang kerjanya, Kamis (6/2/2014). Sebab cara tersebut menurut warga lebih irit. Tidak perlu dana yang besar.

"Kalaupun ada yang menggunakan gorong-gorong, itu juga tidak sebesar parit diagonalnya. Sehingga, air pun akan mandek," kata Dicky. Untuk itu, ia berharap masyarakat memasang gorong-gorong yang paling besar. Dimana, tidak mengganggu arus air.

Gotong royong membersihkan parit dan gorong-gorong, lanjut Dicky diserahkan sepenuhnya kepada para Kades. Kapan menurut mereka waktu yang pas. "Yang jelas, setiap minggu mereka harus goro," tegas Dicky.

"Ini langkah kita untuk mencegah banjir di musim penghujan nanti," urai Dicky. Sehingga, saat musim hujan datang, tidak ada lagi warga yang SMS Bupati bahwa desa mereka terendam banjir.

Selama ini, kata Dicky, setiap banjir datang, Bupati selalu mendapat SMS. Mereka minta, Dinas PU untuk turun mengeruk parit tersebut. Untuk mendatangkan sebuah alat berat, PU mengeluarkan dana yang cukup besar. "Kalau exkapator turun, sudah berapa pula anggarannya," ujar Dicky.

"Tapi, kalau parit itu sudah bersih, tentu tidak akan ada lagi banjir dan PU tidak lagi menurunkan alat berat. Dana tersebut bisa digunakan untuk kegiatan lainnya," tutup Dicky.(san)