PEKANBARU, GORIAU.COM - Ada-ada saja ulah penegak hukum. Kalau tidak dipecut, akan diam, tapi begitu didemo langsung janji untuk bekerja serius, seperti diungkapkan pihak Kejati Riau pasca didemo Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Pekanbaru, Senin (19/5/2014).

Pada pertemuan dnegna Kejati, perwakilan dari massa pendemo dari HMI meminta Kejati Riau serius mengusut akan laporan disampaikanya HMI yang beberapa waktu lalu. ''HMI minta Kejati Riau mengusut laporan ini,“ ujar Hendra, kordinator lapangan HMI saat demo.

Hal senada, disampaikan mantan Ketua HMI Muhammad Rafi, usai pertemuan. Tadi katanya, elemen masyarakat HMI ini pertanyakan keseriusan Kejati Riau tegakanya aturan hukum. Karena, sekarang ini terkesan didiamkan laporanya HMI pada Kejati Riau yang sudah disampaikan waktu lalu.

Terkait itu, Kajati Riau Eddy Rukamto, menyebut, tidak benar kalau instansinya kini mempeti-eskan dari kasus-kasus yang dilapor elemen masyarakat. Buktinya, sambung Eddy halnya kasus Bupati Kampar yang jalan-jalan ke London itukan sudah ada disidangkan di PN.

''Kita tidak ada mendiamkan akan kasus-kasus yang dilaporkan oleh elemen masyarakat. Buktinya hal laporan Bupati Kampar yang jalan ke London itu sudah disidangkan. Sedangkan, kasus Baju Koko itu kita masih menunggu hasil audt di BPKP. Jikalau kasus suap Bupati Rohul lagi diproses,'' ujarnya. (rul)