TELUK KUANTAN, GORIAU.COM - Dari 4.000 itik yang diserahkan Dinas Peternakan (Disnak) Kuantan Singingi (Kuansing) kepada masyarakat, 300 ekor diantaranya mati. Kendati demikian, Disnak melalui rekanan telah mengganti itik yang mati tersebut.
Hal ini disampaikan Kepala Disnak Kuansing, Masri kepada GoRiau.com, Minggu (7/6/2015) siang.
"Memang ada yang mati, sekitar 300 ekor dalam minggu pertama. Untuk minggu pertama ini, rekanan langsung mengganti," ujar Masri.
Namun, untuk itik yang mati setelahnya tidak bisa diganti lagi. Ia menegaskan, rekanan hanya bertanggungjawab selama satu minggu.
Dikatakan Masri, 4.000 ekor itik dibagikan kepada 10 kelompok tani dengan anggaran berasal dari APBD 2015. Selain itik, Disnak juga menyerahkan bantuan pakan dan obat-obatan. Bantuan tersebut telah diserahkan ke masyarakat beberapa minggu lalu.
Sementara itu, Rikel selaku Ketua Kelompok Tani Pauh Angit Bersatu menyatakan rasa syukur dan terimakasih atas bantuan tersebut. Ia bertekad, bantuan ini bisa meningkatkan perekonomian masyarakat.
"Meski ada yang mati, tapi kami tetap berterima kasih kepada pemerintah," pungkas Rikel.(***)