BAGANSIAPIAPI – Sebanyak 1.012 tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir mengikuti Seleksi Computer Assisted Test (CAT) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II di Pekanbaru, Rabu (14/5/2025).

Para peserta ini sebelumnya telah lulus seleksi administrasi dan bersaing memperebutkan formasi jabatan fungsional di bidang guru, kesehatan, serta tenaga teknis. Mereka berasal dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Rohil.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Rohil, Drs Acil Rustianto, menyebut bahwa seleksi tahap ini merupakan kelanjutan dari proses seleksi yang sudah dimulai sejak Tahap I dengan total peserta lebih dari 5.000 orang.

"Peserta seleksi tahap II dari Rohil berjumlah 1.012 orang. Mereka kami ingatkan wajib membawa KTP dan KK asli, sesuai data pendaftaran online sebelumnya," jelas Acil.

Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti seleksi dengan baik dan menjaga semangat untuk meraih formasi yang tersedia. Pantauan GoRiau.com di beberapa OPD di Rohil, suasana perkantoran tampak lebih lengang dari biasanya. Hal ini karena sebagian besar tenaga honorer sedang berada di Pekanbaru untuk mengikuti ujian.

Sejumlah peserta tes yang dihubungi secara terpisah mengaku penuh harap dan cemas dengan hasil tes yang mereka ikuti. "Kalau gagal, kami tak bisa bekerja lagi. Harapan untuk jadi PPPK bisa pupus," ucap salah satu peserta dengan nada sedih.

Ia juga menyinggung adanya surat edaran dari Setdakab Rohil beberapa hari lalu yang menyangkut status tenaga honorer. "Senang bisa ikut seleksi, tapi juga takut. Kalau tidak lulus, kami akan kehilangan pekerjaan," ujar peserta lainnya.

Tes CAT PPPK ini menjadi momen penentu bagi ribuan honorer di Rokan Hilir, sekaligus menjadi kesempatan terakhir bagi sebagian dari mereka untuk menjadi bagian dari aparatur sipil negara melalui jalur PPPK.