SELATPANJANG, GORIAU.COM - Dampak dari seringnya mati lampu di Ibukota Kepulauan Meranti, Selatpanjang, dirasakan banyak pihak. Tak luput Asisten I Kepulauan Meranti, Nuriman Khair, juga harus rela menerima kerusakan Tv yang baru saja dibelinya.

Hal ini terungkap ketika Asisten I Kepulauan Meranti, bersama Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi, Perwakilan LAMR Meranti, Ketua KNPI Kepulauan Meranti mengunjungi Kantor Ranting PLN Selatpanjang Jalan Yos Sudarso, Jumat (7/2/2014).

"Saya juga menjadi korban akibat seringnya mati lampu ini," kata Nuriman saat berbincang dengan Manejer PLN Ranting Selatpanjang, Doddy Prariyadi.

Ditambahkan Nuriman pula, korban dari pemadaman lampu itu adalah berupa kerusakan alat elektronik di rumahnya. Kata Nuriman pula, Tv yang baru saja dibelinya mendadak rusak akibat listrik mati.

"Saya baru beli Tv, tapi sudah rusak akibat seringnya mati lampu," tambahnya lagi.

Sebagai tambahan, akhir-akhir ini kelistrikan di Meranti memang agak terganggu. Seringnya mati lampu tidak hanya menyebabkan rusaknya alat elektronik, tetapi juga membuat marah masyarakat Selatpanjang sekitarnya yang diluahkan dalam bentuk demo pada 4 Februari 2014 malam lalu. Akibat demo ini pula, kaca pintu dan jendela Kantor PLN Ranting Selatpanjang itu pecah-pecah.(zal)