SELATPANJANG, GORIAU.COM - Kabupaten Kepulauan Meranti tertinggi tingkat ketidaklulusan pada UN SMA sederajat se Provinsi Riau. Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti, Drs Bakhtiar MP, mengakui tingginya tingkat ketidaklulusan UN tahun 2014 ini disebabkan minim guru dari kalangan pegawai negeri sipil (PNS) di daerah ini dan beberapa faktor lainnya.
Demikian disampaikan Kadisdikbud Bakhtiar. Kata Bakhtiar, bahwa kekurangan guru di Kepulauan Meranti ada sebanyak 1.035 orang dari semua jenjang pendidikan. Untuk tingkat SMA dan SMK ada 165 orang guru yang kurang. Selebihnya, ada ditingkat SMP dan SD sederajat.
"Kita sangat banyak kekurangan guru. Ini salah satu menyebabkan kurang maksimalnya pendidikan di daerah kita yang berdampak pada merosotnya UN pada tahun ini," ungkap Bakhtiar, Selasa (20/5/2014) pagi lalu.
Selain minimnya guru PNS, Bakhtiar juga mengaku kalau sosialiasi masalah UN memang belum maksimal ditingkat sekolah. Sehingga hal tersebut berdampak pada siswa saat mengikuti ujian nasional.
"Rata-rata kekurangan guru tersebut terdapat di desa-desa. Ditambah lagi dengan banyaknya guru PNS yang pindah ke sekolah di wilayah perkotaan. Sehingga, guru yang mengajar lebih didominasi oleh kalangan honor," ujarnya pula.
Di samping itu, selain Guru PNS, dan Sosialisasi UN, sarana dan prasarana sekolah sebagai penunjang kegiatan belajar-mengajar, seperti media pembelajaran bagi siswa juga disebutkan sebagai penyebab tingginya angka ketidak lulusan ini.
"Makanya, kita berupaya bagaimana itu bisa ditingkatkan nantinya. Dan tentunya kita juga butuh dukungan, tidak hanya dari kabupaten, tapi juga dari provinsi untuk meningkatkan sarana dan prasarana sekolah di Meranti," tuturnya.
(zal)