PEKANBARU – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Provinsi Riau resmi menutup rangkaian kegiatan Bulan Bakti Peternakan pada Selasa (30/9/2025). Selama lebih dari sebulan pelaksanaan, capaian vaksinasi rabies melampaui target yang ditetapkan.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau, Mimi Yuliani, mengatakan, total sebanyak 1.384 ekor hewan penular rabies (HPR) divaksinasi. Jumlah itu terdiri atas 1.147 kucing, 218 anjing, 13 monyet, dan 6 musang. Angka ini jauh di atas target awal yang hanya 1.000 ekor.

“Antusiasme masyarakat cukup tinggi. Hal ini menunjukkan kesadaran akan pentingnya pencegahan rabies semakin meningkat,” ujar Mimi kepada goriau, Selasa (30/9/2025) malam.

Selain layanan vaksinasi, DPKH juga menggelar kegiatan komunikasi, informasi, dan edukasi kepada pemilik hewan. Materi yang disampaikan mencakup bahaya rabies, cara mencegah penularan, hingga manajemen kesehatan hewan secara umum.

Mimi menambahkan, edukasi ini penting agar masyarakat memahami bahwa menjaga kesehatan hewan peliharaan adalah tanggung jawab pemilik. “Kami berharap vaksinasi rabies bisa menjadi rutinitas, bukan hanya ketika ada kegiatan khusus. Bertindak sekarang, anda, saya, dan komunitas bersama lawan rabies.” tutupnya.

Kegiatan Bulan Bakti Peternakan sendiri berlangsung sejak 26 Agustus hingga 30 September 2025. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah menekan kasus rabies di Riau sekaligus meningkatkan kesadaran publik mengenai kesehatan hewan. ***