
PEKANBARU, GORIAU.COM - Menghadapi Kejurnas Dayung pada 26 Januari-2 Februari 2014 di Cipule, Jawa Barat, Pengprov Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Riau mengaku tuan rumah menjadi daerah paling disegani dalam prestasi cabang dayung di Tanah Air.
Selain faktor pelaksana, Jawa Barat juga memang tengah mendominasi atlet-atlet yang dibutuhkan Indonesia di berbagai iven internasional yang digelar, begitu juga dengan SEA Games Myanmar, Desember 2013 lalu.
Untuk itu, Pengprov PODSI Riau tidak berangkat dengan target terlalu muluk untuk keluar sebagai juara umum pada kejurnas yang seharusnya terlaksana pada 2013 lalu karena tertunda akibat kesibukan pengurus pusat mendampingi Tim Dayung Indonesia di SEA Games.
"Kita tidak menargetkan prestasi terlalu tinggi, mempertahankan nomor yang kita andalkan dan berusaha menampilkan kemampuan sebaik mungkin," kata Ketua Harian Pengprov PODSI Riau, Sanusi Anwar kepada GoRiau.com.
Meski dalam beberapa tahun terakhir Dayung Riau cukup unggul dibanding daerah lainnya di beberapa nomor, termasuk Jawa Barat, namun untuk tahun ini, Pengprov PODSI Riau tidak berani mencanangkan target tinggi. Pasalnya, kekuatan cabang dayung setiap daerah sudah hampir merata.
Jajaran pelatih dayung Riau menyiapkan setidaknya 40 pedayung terbaik untuk dikirim ke Kejurnas di Cipule, Jawa Barat kali ini. Seluruh atlet tersebut rencananya berangkat lebih awal guna bisa menguasai, setidaknya memahami jalur pacu yang akan dipakai nantinya.(tri)