PEKANBARU – Meski status siaga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) telah diberlakukan sejak awal tahun, Provinsi Riau hingga awal Mei 2025 tercatat nihil kasus karhutla.

Kepala Pelaksana BPBD dan Damkar Riau, Edy Afrizal kepada GoRiau.com, Rabu (7/5/2025) mengatakan, selama periode Januari hingga Mei, hanya ditemukan tiga titik panas, seluruhnya berada di Kota Dumai, namun tidak berkembang menjadi kebakaran.

"Sepanjang lima bulan terakhir, kami hanya mendeteksi tiga hotspot di Dumai. Tidak ada kejadian karhutla yang berarti," ungkapnya.

Edy menilai pencapaian ini merupakan hasil dari meningkatnya kesadaran kolektif masyarakat, termasuk pihak perusahaan, dalam menjaga lingkungan.

"Kesadaran masyarakat dan perusahaan sangat berperan penting. Mereka semakin peduli dan aktif menjaga lingkungan sekitar," tambahnya.

Selain itu, ia menyebut peran aktif Satuan Tugas (Satgas) gabungan sebagai salah satu faktor utama

keberhasilan. Tim ini rutin melakukan patroli dan pemantauan, serta sigap merespons potensi kebakaran.

"Patroli yang dilakukan Satgas gabungan juga menjadi kunci keberhasilan. Kami berharap, hingga akhir 2025 nanti, Provinsi Riau tetap nihil karhutla," tutup Edy Afrizal. ***