SELATPANJANG - Ratusan anak usia dini tampak sibuk berkreasi menyusun warna dan bentuk di Aula SMK Negeri 1 Tebing Tinggi, Selatpanjang. Semangat mereka mewarnai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) ke-21, Minggu (13/9/2026).

Kemeriahan tersebut merupakan bagian dari Lomba Art & Craft untuk peserta didik serta Lomba Alat Permainan Edukatif (APE) bagi para guru. Mengusung tema peningkatan kreativitas, ekspresi, dan keceriaan, acara ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan imajinasi mereka secara bebas.

Fokus pada Proses Berkarya

Bunda PAUD Kabupaten Kepulauan Meranti, Ismiatun yang hadir membuka kegiatan tersebut menekankan pentingnya pengembangan motorik anak usia dini melalui pendekatan yang menyenangkan. Bagi Ismiatun, ajang kreativitas ini melampaui sekadar mengejar piala atau predikat juara.

"Kegiatan Art & Craft bukan sekadar perlombaan untuk mencari juara. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi wadah untuk mengembangkan kreativitas, imajinasi, keberanian, kemandirian, serta kemampuan motorik anak melalui kegiatan yang menyenangkan," terangnya.

Ia mengingatkan para pendidik dan orang tua untuk lebih menghargai proses belajar anak. Momen ketika anak berani tampil, mencoba hal baru, dan merasa gembira saat menciptakan karya merupakan capaian utama dari pendidikan anak usia dini yang sebenarnya.

"Kepada seluruh peserta lomba, selamat berkarya dan berlomba. Jangan takut salah, teruslah mencoba dan berkreasi. Tampil dengan percaya diri dan nikmati prosesnya," pesan Ismiatun.

Ratusan Peserta dari Sembilan Kecamatan

Antusiasme peserta dalam menyemarakkan peringatan HUT Himpaudi tahun ini terbilang tinggi. Ketua Panitia yang juga menjabat sebagai Kabid Pembinaan PAUD dan PNF, Suprapti, MPd menyebutkan ada ratusan anak dari berbagai penjuru wilayah yang turut ambil bagian.

Total peserta mencapai 300 anak didik yang berasal dari sembilan kecamatan di wilayah Kepulauan Meranti. Mereka didampingi oleh para guru dan orang tua masing-masing yang memadati area perlombaan sejak pagi.

Kecamatan Tebing Tinggi mengirimkan perwakilan terbanyak dengan 179 anak. Jumlah tersebut disusul oleh Kecamatan Tebing Tinggi Barat sebanyak 24 anak, Rangsang Barat 18 anak, Pulau Merbau 17 anak, dan Tebing Tinggi Timur 15 anak. Sementara sisa peserta lainnya tersebar dari Rangsang Pesisir sebanyak 13 anak, Merbau 13 anak, Tasik Putri Puyu 11 anak, hingga Kecamatan Rangsang dengan 10 anak. ***