PEKANBARU, GORIAU.COM - PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) mengerahkan satu unit helikopter untuk melakukan 'water bombing' (pengeboman air) sebagai antisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Bangko Pusako, Rokan Hilir (Rohil), Sabtu (27/6/2015).

Tim yang dipimpin Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau Edwar Sanger, bertolak ke Rohil pada pagi dan langsung menyisir titik-titik yang sempat bermunculan titik panas.

"Kemarin ada, saat kita datang apinya sudah padam, hanya tinggal asap. Tetapi kami memutuskan tetap melakukan 'water bombing', karena itu merupakan lahan gambut. Di atas terlihat bersih, di bawah terkadang terbakar," kata Edwar kepada GoRiau.com, Sabtu (27/6/2015) melalui selularnya.

Operasi 'water bombing' ini, kata Edwar, sebagai antisipasi terjadinya karhutla di lahan-lahan gambut Riau menjelang datangnya bantuan dari pusat untuk melakukan pengeboman air dengan skala yang lebih besar lagi.

Dirinya berharap agar PT RAPP tetap berkomitmen untuk menjaga, membantu serta membantu pemerintah dalam mengatasi kebakaran lahan yang menahun ini. "Kita sangat apresiasi. Perusahaan lain juga harus miliki inisiatif," terang Edwar.

"Minimal perusahaan-perusahaan harus peduli dengan lingkungan mereka, baik di lahan sendiri mau pun areal di sekitar mereka. Bentuk tim yang siap turun kapan saja terjadi insiden," imbau Edwar.

'Water Bombing' di Rohil ini merupakan instruksi dari Pelaksana Tugas Gubernur Riau, dan diketahui oleh Darem 031/WB beserta tim penanggulangan bencana karhutla Provinsi Riau.***