
BENGKALIS, GORIAU.COM - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bengkalis melakukan inspeksi mendadak (Sidak) terhadap para pemain petasan yang beraksi di lingkungan masjid/musala. Hal itu dilakukan guna memastikan kekhusyukan masyarakat dalam melaksanakan ibadah.
''Insyallah sidak secara rutin tiap malam mulai kita laksanakan mulai tadi malam," ujar Kepala Satpol PP Bengkalis, Najamuddin kepada wartawan, Sabtu (27/6/2015).
Sidak yang dilakukan ini sifatnya pembinaan sehingga tidak semua tempat ibadah yang akan dijaga selama sholat Isya dan Tarawih berlangsung. ''Pada operasi perdana, kita akan standbykan anggota di dua tempat ibadah yaitu Masjid Nurul Huda dan Musholla Hang Tuah. Masing-masing rumah ibadah tersebut akan dijaga oleh 8 orang anggota,'' ujar pria yang akrab disapa Najam tersebut.
Mengingat sidak tersebut sifatnya pembinaan, maka bagi warga yang kedapatan bermain petasan saat warga sedang ibadah, akan "diamankan" di tempat untuk kemudian dibina. "Kita bina di tempat, panggil orang tuanya agar tidak mengulangi lagi perbuatan serupa ketika sholat berjamaah sedang berlangsung,'' ujar Najam lagi.
Terkait kemungkinan sidak juga akan dilakukan terhadap para penjual petasan, Najam mengatakan bisa saja dilakukan. Namun, untuk sidak penjualan ini perlu koordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan aparat Kepolisian.(ail)