PEKANBARU - Kepolisian Resor (Polres) Kampar, Provinsi Riau, akan mendirikan delapan pos pengamanan dan satu pos pelayanan disepanjang jalur lintas barat yang menghubungkan Riau-Sumbar dalam menyambut mudik lebaran mendatang. Pos ini bisa difungsikan untuk informasi dan tempat istirahat bagi pengendara yang kelelahan.

Ini dikatakan Kapolres Kampar, AKBP Edi Sumardi, Selasa (14/6/2016) siang. "Tujuannya untuk menciptakan rasa aman dan nyaman saat mudik. Kita juga berdayakan lintas sektoral," kata Edi Sumardi kepada GoRiau.com, disela-sela kunjungan Kapolda Riau, Brigjen Supriyanto ke Kampar.

Selain itu, pihaknya juga mengantisipasi daerah rawan kemacetan seperti pasar tumpah. "Ada tiga titik, kita antisipasi dengan rekayasa lalu lintas serta pagar betis agar pemilik kendaraan tidak parkir di bahu jalan dan tidak berjualan di pinggir jalan," lanjut AKBP Edi Sumardi.

Hasil pantauan jajarannya, sambungnya, ada tiga lokasi rawan kecelakaan yang perlu diwaspadai pemudik khususnya di Jalur Lintas Barat. Mengantisipasi agar tidak jatuh korban, polisi bakal mendirikan papan himbauan dan rambu-rambu supaya pengendara bisa waspada.

"Mengantisipasinya bisa kita pasang tanda bendera hitam, gambar tengkorak dan scot light supaya jadi perhatian pengendara agar waspada. Bagi yang lelah, kita arahkan untuk beristirahat, terutama supir bus yang mengemudi antar provinsi," singkatnya.

Sedangkan mengantisipasi jalur longsor, Polres Kampar dan instansi terkait bakal menempatkan alat berat untuk berjaga-jaga. "Satu titik rawan longsor kita tempatkan dua alat berat. Supaya jika terjadi bencana bisa segera diambil tindakan," tutup Kapolres Kampar. ***