
TELUKKUANTAN – Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kuantan Singingi (Kuansing), Satria Mandala Putra angkat bicara terkait kisruh internal. Semua bermula dari ditutupnya kantor DPC sejak Januari 2025.
"Kantor itu ditutup sejak Januari 2025. Saya tanya ke staf sekretariat, kenapa kantor ditutup, jawabannya perintah ketua (Halim)," kata Satria kepada GoRiau.com, Sabtu (6/9/2025) sore di Telukkuantan.
Dikatakan Satria, Sekretaris DPC PDIP Kuansing juga menyampaikan kondisi kantor yang ditutup oleh Halim kepada DPD PDIP Riau. Atas dasar itu, DPD PDIP Riau mengusulkan pembebasan tugas Halim selaku Ketua DPC PDIP Kuansing.
"Nah, kantor ini kembali dibuka setelah saya buka kantor baru," kata Satria menegaskan.
Satria juga meluruskan informasi mengenai jadwal rapat PAC. Menurut Satria, rapat PAC untuk mengusulkan nama calon ketua DPC dan ketua DPD dilaksanakan secara demokrasi.
"Terkait jadwal, itu amanah kongres. Bahwa PAC diinstruksikan melaksanakan rapat paling lambat hari Sabtu dan kita melaksanakan pada hari Jumat," ujar Satria.
Dalam pelaksanaan itu, Satria mengakui dihubungi oleh DPP, menanyakan jalannya rapat PAC.
"Kalau sudah selesai rapat, sampaikan hasilnya ke sekretaris. Itu instruksinya dan sudah kita sampaikan ke sekretaris," kata Satria.
Satria mengimbau agar seluruh kader di Kuansing tetap tegak lurus dan sesuai dengan instruksi partai.
"Jangan mau kita dipecah belah, tetap solid dan tegak lurus," imbau Satria.***