PEKANBARU – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) bersama Universitas Lancang Kuning (Unilak) menandatangani nota kesepahaman pengembangan taman keanekaragaman hayati (Kehati) Arboretum dan Ekoriparian. Penandantangan dilakukan di Aula VIP Perpustakaan Unilak, Kamis (17/11/2022).

Penandatangan dilakukan oleh VP Corporate Affairs PHR WK Rokan, Rudi Ariffianto dan Rektor Unilak, Junaidi disaksikan jajaran pimpinan Unilak  serta perwakilan PHR.

Dalam kata sambutannya, Junaidi menyampaikan apresiasi atas kerjasama PHR dalam pengembangan taman Kehati di kampusnya. Rencana pengembangan ini mencakup kawasan seluas lebih kurang 10 hektare di area kampus Unilak. Selain untuk meningkatkan kenyamanan perkuliahan, pihaknya berencana memproyeksikan kawasan ini sebagai sentra wisata hijau bagi masyarakat.

“Pengembangan taman Kehati juga diharapkan akan menaikkan posisi Unilak dalam peringkat Green Metric University,” ujar Junaidi.

Sementara itu, Vice President Corporate Affairs PHR WK Rokan, Rudi Ariffianto, dalam sambutanya mengatakan bahwa pengembangan taman Kehati sejalan dengan salah satu fokus program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) dari Kementerian BUMN, serta mendukung program Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

“Kami berharap hasil pengembangan taman Kehati dapat dikelola dengan baik dan berkesinambungan,” tambah Rudi.   

Penandatangan nota kesepahaman dilanjutkan dengan survei ke lokasi pengembangan Arboretum (Taman Kehati) dan Ekoriparian.

Selain pengembangan taman Kehati, kerjasama antara PHR dengan LPPM Unilak telah berlangsung lebih dari 3 tahun dengan fokus terhadap pendampingan Bank Sampah. Ada 13 bank sampah induk dan 87 bank sampah unit yang mendapat pendampingan dari LPPM Unilak tersebar di 4 kabupaten di Provinsi Riau yaitu Kota Pekanbaru, Kabupaten Siak, Kabupaten Kampar dan Kabupaten Bengkalis.

Bahkan, Unilak kini menjadi pusat pembelajaran untuk pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan bank sampah. ***