
PEKANBARU, GORIAU.COM - Kasus perjudian di Kota Pekanbaru sebelumnya memang sempat marak. Hal ini dibuktikan terungkapnya praktek perjudian dengan modus penyalahgunaan izin permainan anak-anak. Kepolisian Daerah Provinsi Riau bertekad untuk 'menghabisi' praktek perjudian tersebut dengan kiat menggelar operasi secara rutin.
"Yang namanya judi, narkoba dan premanisme akan kami basmi. Dalam waktu dekat akan digelar operasi penyakit masyarakat karena sebentar lagi puasa," kata Kapolda Riau, Brigjen Pol Condro Kirono menjawab pertanyaan wartawan dalam acara seremonial di Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau di Pekanbaru, Rabu (19/6/2013).
Kasus perjudian dan narkoba serta premanisme di Provinsi Riau khususnya di Pekanbaru dalam beberapa bulan terakhir cukup marak terjadi.
Untuk perjudian, sebelumnya tim dari Markas Besar Polri telah berhasil membongkar permainan dengan taruhan berkedok izin permainan anak-anak.
Pada kasus ini, Tim Mabes Polri berhasil menyita ratusan mesin ketangkasan yang difungsikan untuk perjudian serta berhasil menjerat sebanyak35 orang sebagai terangka.
"Menjelang bulan puasa tahun ini, kami akan kembali melakukan operasi khusus penyakit masyarakat, termasuk terkait peredaran narkoba dan perjudian," katanya.(fzr)