PANGKALAN KERINCI, GORIAU.COM - Pengelolaan website di kalangan satuan kerja pemerintah daerah (SKPD) Pelalawan belum optimal. Salah satu penyebab, masih lemahnya sumber daya manusia (SDM) di bidang IT, meski jaringan dan fasilitas sudah tersedia.

''Kalau boleh dikatakan memang SDM pegawai SKPD khusus di bidang ini memang masih lemah, namun sudah ada juga yang bisa diandalkan, namum tentunya jumlahnya sangat terbatas. Akibatnya, meski kita telah memiliki jaringan dan fasilitas pendukung lainnya, namun hal tersebut belum belum dikelola maksimal,’’ terang Kepala Bagian Pengolahan Data Elektronik (PDE) Setdakab Pelalawan Drs Yusmardi disela pembukaan pelatihan website SKPD di ruang auditorium Kantor Bupati Pelalawan, Selasa (13/11/2012).

Disebutkannya, dengan kondisi kemajuan IT saat ini, sudah sangat tidak relevan lagi, SKPD yang telah disediakan fasilitas tidak mampu mengelola website terkait. ‘’Namun kita terus berupaya memberikan pelatihan, agar tantangan zaman terutama keterbukaan informasi publik ini bisa dihadapi,’’ ujarnya sambil menyebutkan kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kompentensi SDM dibidang pengelolaan laman internet di dinas terkait, sehingga dapat menjadikan website sebagai media promosi yang lebih maksimal.

Sebelumnya, Bupati Pelalawan H M Harris diwakili Asisten III Drs Edi Suriandi menyambut baik pelaksanaan pelatihan website untuk SKPD. ''Kegiatan pelatihan ini sangat baik, dalam rangka persiapan dan kesiapan kita khususnya aparatur pemerintah dalam menyongsong perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang senantiasa terus berkembang sesuai tuntutan zaman,'' ungkapnya sambil berharap 40 peserta dari perwakilan SKPD dan pihak kecamatan serius mengikuti kegiatan tersebut hingga selesai.

Disebutkan Edi, mengacu UU Keterbukaan Publik Nomor 14 Tahun 2008 yang menuntut keterbukaan informasi, tak hanya dilingkup pemerintahan tapi juga di lembaga legislative dan edukatif dan badan lainnya yang tugas dan fungsinya berkaitan dengan penyelenggaraan Negara atan non pemerintah selagi anggarannya dari APBD,APBN maupun sumbangan masyarakat, baik dalam maupun luar negeri.

''Jadi dengan dilaksanakannya pendidikan dan latihan ini, setiap SKPD yang saat ini sudah terkoneksi jaringan internet, bisa memiliki dan mengelola website sendiri yang digunakan sebagai salah satu sarana untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat luas. Dimana pada saat ini perkembangan teknologi informasi dan komunikasi masyarakat telah bisa mengakses segala informasi melalui telepon genggam, laptop, ipad dan lainnya,'' papar Asisten III Setkab Pelalawan. (kst)