
PEKANBARU – Melasma menjadi salah satu gangguan pigmentasi kulit yang paling sering dikeluhkan, terutama oleh perempuan. Kondisi ini dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari paparan sinar matahari, perubahan hormon, hingga genetik, sehingga penanganannya memerlukan evaluasi medis yang tepat dan tidak bisa disamakan dengan flek biasa.
Dokter ERHA Pekanbaru, dr. Tanya Febrina, menyebut melasma memiliki karakter yang berbeda pada setiap pasien. Dengan pengalaman lebih dari tujuh tahun menangani gangguan pigmentasi, ia dikenal teliti dalam menilai tipe dan tingkat keparahan melasma sebelum menentukan jenis perawatan yang sesuai.
“Melasma bisa berada di lapisan kulit yang berbeda. Karena itu, pendekatan terapinya harus disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien agar hasilnya optimal dan risiko kekambuhan bisa diminimalkan,” ujar dr. Tanya.
Untuk kasus melasma yang lebih dalam atau tidak merespons perawatan topikal, terapi laser menjadi salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan. Teknologi ini bekerja dengan menargetkan pigmen gelap secara spesifik tanpa merusak jaringan kulit di sekitarnya, sehingga proses pemudaran flek berlangsung lebih efektif.
Di ERHA Living World Pekanbaru, terdapat dua jenis teknologi laser yang digunakan dalam penanganan melasma, yakni laser Photorejuvenation Spectra dan Pico Laser. Laser Photorejuvenation Spectra berfungsi membantu meratakan warna kulit, memudarkan flek hitam, serta menstimulasi pembentukan kolagen dengan waktu pemulihan yang relatif singkat.
Sementara Pico Laser bekerja dengan memecah pigmen menjadi partikel yang sangat halus, dinilai lebih aman untuk kulit Asia, dan memiliki risiko kekambuhan yang lebih rendah pada flek membandel.
Menurut dr. Tanya, efektivitas terapi laser berbeda pada setiap individu, namun umumnya hasil mulai terlihat setelah tiga hingga empat kali tindakan. “Kombinasi terapi klinis dan perawatan topikal yang tepat di bawah pengawasan dokter sering kali memberikan hasil terbaik,” katanya.
Pendekatan medis yang terukur, didukung pengalaman dokter dan teknologi yang sesuai, menjadi faktor penting dalam penanganan melasma. Dengan penanganan yang tepat, pasien diharapkan tidak hanya mendapatkan perbaikan tampilan kulit, tetapi juga solusi jangka panjang yang aman. ***