
PEKANBARU, GORIAU.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menargetkan join operation pengelolaan Blok Siak dengan PT Pertamina melebihi 50 persen. PT Riau Petrolium diharapkan harus pro-aktif dalam pencapaian target tersebut.
Target tersebut disampaikan Wakil Gubernur Riau (Wagubri), H Arsyadjuliandi Rachman, di Kantor Gubernur Riau, Kamis (10/4/2014). "Kalau bisa lebih dari 50 persen," tegas Wagubri.
Berdasarkan pertemuan terakhir dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kemen ESDM) dan PT Pertamina, belum ada titik temu mengenai join operation Blok Siak.
Untuk itu, Wagubri juga berharap agar PT Riau Petrolium sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Riau yang ditunjuk sebagai partner kerja PT Pertamina harus berperan aktif dan jemput bola.
"Jangan hanya menunggu saja, harus berperan aktif juga. Kalau tidak, akan repot juga nantinya," jelas Wagubri.
Intinya, kata Wagubri, bagaimana Pemprov Riau melalui PT Riau Petrolium bisa mendapat porsi yang lebih besar. "Untuk itu, PT Riau Petrolium harus agresif," tandasnya.***