PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar mengatakan, saat ini desa wisata sedang tren di Indonesia.

Karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau akan memperbanyak promosi desa wisata di kabupaten/kota se-Riau. Sebab desa wisata diharapkan mampu membangkitkan ekonomi masyarakat.

"Kunjungan wisatawan di Riau memang menurun karena pandemi COVID-19, tapi sekarang pemerintah mengembangkan desa wisata, sebab desa wisata sedang tren," kata Gubri Syamsuar, Jumat (19/11/2021).

Untuk itu, Syamsuar berharap promosi desa wisata seperti Desa Wisata Kampung Patin, XIII Koto Kampar lebih digencarkan.

"Yang seperti itu (promosi) nanti yang diperbanyak di Riau ke depannya," kata mantan Bupati Siak dua periode ini.

Di damping memperbanyak desa wisata, lanjut Gubri, maka harus diiringi dengan mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang suka dengan ekonomi kreatif (Ekraf).

"Kalau tidak dibina, maka masyarakat kita di kampung/desa tidak tahu bagaimana cara mempromosikannya. Termasuk membuat produk-produk Ekraf dan kemasannya," ujarnya.

Gubri mencontohkan, misalnya Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis. Jika wisatanya ingin mendunia, maka masyarakatnya harus siap.

"Jangan ketika wisatawan datang kita tak siap, sehingga orang datang cukup sekali dan tak mau datang lagi. Karena menciptakan wisata itu, bagainana kita membuat orang berlama-lama," tutupnya. ***