PASIRPANGARAIAN, GORIAU.COM - Untuk memastikan kondusifitas penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi, pasca pengumuman kenaikan harganya, Wakil Bupati Rokan Hulu Hafith Syukri melakukan peninjauan pada SPBU di Pasir Pengaraian mewakili pemerintah daerah, Senin (16/11/2014) malam.

Wabup menyatakan siap mengawal kebijakan ini agar kebijakan tersebut tidak terlalu berdampak terhadap kenaikan harga bahan pokok, sebab kepastian kenaikan harga BBM bersubsidi yang diumumkan pemerintah disambut warga dengan ramai-ramai mendatangi SPBU jelang ditetapkanya harga baru pada pukul 00.00 Wib.

Kepanikan warga ini tak pelak menyebabkan antrian panjang di SPBU hampir diseluruh wilayah Rokan Hulu, untuk memastikan kondusifitas itu, orang nomor dua di Kabupaten Rokan Hulu langsung melakukan tinjauan.

Tidak hanya meninjau kondusifitas pengisian BBM sebelum kenaikan BBM, Hafit Syuki juga mengisi bahan bakar kendaraanya dinasnya dengan menggunakan BBM non subsidi, hal ini dilakukan untuk memberikan contoh kepada masyarakat untuk beralih menggunakan BBM non subsidi, karena sudah saatnya subsidi diberikan secara tepat sasaran kepada masyarakat menegah kebawah tidak untuk asap kendaraan.

Wabup Rohul ini juga menjamin bahwa pemerintah siap mengawal program kebijakan pengalihan bbm subsidi bbm tersebut serta menjaga agar dampak kebijakan kenaikan BBM ini tidak berpengaruh besar terhadap melonjaknya harga kebutuhan pokok.

Seperti yang ramai diberitakan pemerintah pada pukul 00 selasa dini hari resmi menaikan harga BBM bersubsidi jenis premium dan solar sebesar Rp 2000 perliter pemerintah berasmusi anggaran pengurangan subsidi BBM ini, nantinya akan digunakan untuk membiyai program peningkatan infrastruktur di seluruh Indonesia serta pembiyaan program kartu Indonesia pintar kartu Indonesia sehat dan kartu keluarga sejahtera. (ram)