
PEKANBARU, GORIAU.COM - Kepala Polisi Resort Kota (Kapolresta) Pekanbaru Kombes Pol Robert H Watratan mencoba membujuk massa yang mengatasnamakan Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau agar menghentikan aksi blokade jalan dalam rangka memprotes kenaikan harga BBM.
''Saya mohon, agar aksi ini tidak menyengsarakan masyarakat banyak,'' ujar Robert dihadapan ratusan mahasiswa UIN Suska Riau, Selasa (18/11/2014) malam di Jalan HR Soebrantas KM 15,5 Panam.
Mendapat nasehat seperti ini, demonstran bukannya surut. Malahan mereka semakin menjadi-jadi. "Rakyat Indonesia sudah sengsara pak," teriak mahasiswa.
"Kami unjuk rasa hari ini, mendapat dukungan dari seluruh masyarakat, Pak. Mereka senang kami aksi," timpal mahasiswa lain.
"Oke. Jika kawan-kawan bertindak atas nama masyarakat. Lanjutkan perjuangan kalian. Saya sudah ngomong," tegas Robert sambil berjalan menjauhi kerumunan mahasiswa. Sembari berjalan, Kapolres berucap 'lanjutkan perjuangan' sambil mengepalkan tangan.
Hingga berita ini diturunkan, aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM terus berlanjut di depan Kampus UIN Suska Riau. Selain membakar ban, mahasiswa juga menyadera truk tanki minyak.
"BBM naik, Jokowi turun," yel-yel itu terus berkumandang di jalan lintas Pekanbaru-Bangkinang. (adt)