PANGKALAN KERINCI, GORIAU.COM - Keseriusan Pemerintah Daerah Kabupaten Pelalawan dipertanyakan oleh tokoh masyarakat Pelalawan H Tengku Kashar Haroen, dalam upaya pembangunan kembali Istana Sayap Kerajaan Pelalawan pasca terbakar. Tidak itu saja, mantan Camat Pangkalan Kuras itu juga mendesak Pemkab agar lebih serius untuk membangun akses Lalang Kabung yang menghubungkan sejumlah desa terisolir di Kecamatan Pelalawan.
"Saya menilai Kecamatan Pelalawan kurang diperhatikan, padahal sering saya katakan di Kecamatan Pelalawan inilah cikal bakal Kabupaten ini. Sejarah Pelalawan dimulai dari Kecamatan ini. Kita menginginkan agar Pemkab ke depannya bisa melakukan dialog dengan sejumlah tokoh pendiri Kabupaten Pelalawan ini, terkait untuk pembangunan Istana Sayap maupun kawasan bersejarah lainnya," terang Tengku Kashar pada wartawan di Pangkalan Kerinci, Selasa (19/3/2013).
Kashar mengatakan bahwa Pemkab Pelalawan saat ini terkesan mengabaikan membangun kembali Istana Sayap, sebagai simbol kebesaran Kerajaan Pelalawan yang pernah berjaya pada masa lampau itu. Bahkan, menurutnya, Pemkab terkesan mengabaikan sejumlah infrastruktur di kecamatan Pelalawan. Tak hanya itu, dirinya juga mempertanyakan keseriusan Pemda soal pembangunan kembali Istana Sayap yang menjadi simbol dan situs sejarah Pelalawan, begitu juga dengan jalan Lalang Kabung yang kini masih belum ada solusinya.
"Kita minta Pemda serius soal pembangunan Istana sayap ini. Kita berharap 2013 ini pengerjaan pembangunan sudah bisa dimulai. Informasinya, kendala pembangunan karena belum adanya konsultan perencanaan bahkan isu yang saya dengar pada tahun 2013 ini Pemkab juga belum menganggarkan untuk pembangunan Istana Sayap itu. Begitu juga soal jalan Lalang Kabung, kita minta ketegasan Pemda untuk meneruskan jalan ini. Selama ini, warga Kecamatan Pelalawan mengalami kesusahan dengan akses jalan keluar ke ibukota," ungkap Putra Bungsu Raja Pelalawan ke - 10, Tengku Said Haroen ini.
Pada dasarnya, sambungnya, dirinya mendukung program pembangunan di Kabupaten Pelalawan ini. Artinya, Pemda boleh saja sibuk dengan program Langgam Power Energi untuk mengatasi krisis listrik di negeri Seiya Sekata ini. Begitu juga dengan program kawasan Tekhnopolitan, promosi Gelombang Bono, pada prinsipnya kita sangat mendukung positif.
"Namun Pemkab juga jangan lupa dalam upaya membangun kembali Istana Sayap di Pelalawan, dan membangun akses Lalang Kabung yang merupakan akses bagi masyarakat Kecamatan Pelalawan yang sangat dibutuhkan. Kita berharap adanya perhatian khusus soal ini oleh Pemka," tandasnya.
Ditambahkannya, dirinya juga berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Pelalawan menjalin komunikasi dan koordinasi yang berkelanjutan dengan para pendiri dan tokoh masyarakat, tokoh adat dalam menjalankan pembangunan. "Ini penting, sehingga pembangunan yang dilakukan tidak salah arah dan dapat masukan yang bersifat positif kedepannya. Kita minta keseriusan Pemda bukan ada niat yang lain. Karena pembangunan yang dilakukan juga akan dirasakan manfaatnya buat masyarakat Pelalawan," tutupnya. (ilm)