Pemerintah Kabupaten Bengkalis menggelar pelatihan mubaligh dan mubalighoh di Gedung Daerah, Jumat (20/6/2014). Acara dibuka oleh Wakil Bupati Bengkalis, H Suayatno.

Narasumber kegiatan ini adalah Prof. H. Syamsul Nizar (Direktur STAI Bengkalis), H. Muhammad Rizal Akbar (Direktur STAI Taffaquhfiddin Kota Dumai), H Syamsir JS (Kasi Penerangan Agama Islalm Kemenag Bengkalis) dan Amril (Ketua Nahdatul Ulama Bengkalis).

 Kegiatan diikuti 150 peserta yang berasal dari seluruh kecamatan yang ada di Bengkalis dengan rincian Bengklais 40 orang, Bantan 30 Orang,  Bakit batu 10 orang,  Siak Kecil 10 orang, Rupat 10 orang, Rupat Utara 10 orang, Mandau 22 orang dan Pinggir 18 orang.

Wakil Bupati dalam pengarahannya ada menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas peran para mubaligh dan mubalighoh yang selama ini telah mengabdi dan memberikan pencerahan kepada masyarakat di dalam bidang agama.

Menjadi mubaligh merupakan tanggung jawab yang sangat besar dan berat, namun jika didasari dengan ketulusan dan keikhlasan akan menjadi bekal untuk mendapatkan keridoan Allah.

Wabup menilai keberadaan mubaligh dan mubalighoh sangat membantu Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam meningkatkan iman dan taqwa masyarakat. Mubalig dan mubalighoh sebagai benteng umat yang senantiasa mengaplikasikan nilai-nilai keagamaan yang baik dan benar dalam kehidupan sehari-hari, serta peduli pada keadaan dan perkembangan kehidupan sosial masyarakat.

''Para mubaligh dan mubalighoh mempunyai peran penting dalam melakukan syi'ar nilai-nilai kebaikan di tengah-tengah masyarakat dan sesuai dengan tuntunan zaman. Peran aktif para mubaligh dan mubalighoh memberikan kontribusi penuh dalam memajukan serta membangun kehidupan masyarakat yang berakhlakul karimah,'' ujarnya.man(jfk)