
PANGKALAN KERINCI, GORIAU.COM - Pekan Budaya 2014 yang digelar PT. Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) secara resmi dibuka dan berlangsung meriah, Senin (27/10/2014), di Lapangan Merdeka, Komplek RAPP, Pangkalan Kerinci. Pembukaan ditandai dengan pemukulan Gong oleh manajemen RAPP dan dimeriahkan dengan pertunjukkan kembang api yang langusng menyedot perhatian dari para pengunjung.
Mewakili Manajemen RAPP, Elwan Jumandri mengatakan pekan budaya tahun 2014 cukup meriah karena tingginya tingkat partisipasi dan persatuan paguyuban di RAPP, yakni sebanyak 11 paguyuban tampil termasuk paguyuban IKT (Ikatan Keluarga Tionghoa) dan pihak sponsor yang turut andil dalam memeriahkan pekan budaya tahunan di RAPP.
"Mari kita sukseskan pekan budaya ini, walaupun ada penilaian tapi jangan menjadi pemecah kita, tapi jadikanlah penyemangat untuk semakin mempererat persatuan kita, sesuai tema dalam rangka Sumpah Pemuda. Apapun terjangan badai dari luar, apapun isu/ gosip dari luar, kalau kita bersatu, itu tidak akan mempan memecah belah kita, sehingga perusahaan bisa terus hidup dan berjalan dengan baik karena disinilah kita berada," kata Elwan.
Mewakili Paguyuban, Hendri Wijaya dari IKT mengatakan pekan budaya yang digelar kali ini merupakan buah dari Budi dan Daya, merupakan warisan dari para leluhur, dimana di dalamnya terkandung nilai luhur dan mulia. Pekan Budaya malam ini, ditambahkan Hendri, sebagai bukti indahnya perbedaan dan bukan menjadi alasan untuk perpecahan.
"Untuk itu, sangatlah layak bagi kita untuk merayakan budaya ini, karena selain merupakan warisan dari leluhur kita, budaya ini mengandung harta karun yang tak ternilai harganya. Jadi mari sama-sama kita rayakan, berpartisipasi aktif dalam apresiasi seni dan budaya dan mari selalu menjaga persatuan kesatuan menjadi patriot dan aset bagi bangsa yang merdeka," ungkap Hendri.
Turut hadir dalam pembukaan Pekan Budaya RAPP 2014, unsur manajemen RAPP, para Ketua Paguyuban, mitra/ sponsor perusahaan, IWARA, Polres Pelalawan, dan Anggota DPRD Kabupaten Pelalawan, H. Abdullah, mantan karyawan RAPP, yang mengapresiasi pelaksanaan Pekan Budaya sebagai perekat kebersamaan warga dan karyawan di RAPP.
Ketua Panitia Pekan Budaya 2014, Herianto mengatakan pekan budaya kali ini lebih meriah dan berlangsung dari Minggu, (26/10) hingga Jumat, (31/10). Masing-masing paguyuban menampilkan ciri khas daerahnya mulai dari bangunan terkenal seperti Jam Gadang di Bukittinggi dan Jembatan Ampera di Palembang, kemudian situs budaya seperti Lompat Batu di Nias, serta beraneka ragam pakaian adat budaya dan kuliner asli daerah. Selain itu, juga digelar berbagai perlombaan antar paguyuban, pementasan seni budaya dari setiap paguyuban setiap malamnya, permainan rakyat dan berbagai promosi dari mitra/ sponsor perusahaan. (rls)