
PEKANBARU - Upaya pemadaman kebakaran lahan dan hutan di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Riau terus berlanjut hingga Senin (15/8/2016) malam. Pemadaman tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda, Brigjen Supriyanto, yang memutuskan ikut bermalam di sana.
Hingga berita ini diturunkan, Supriyanto masih di lokasi kebakaran lahan, tepatnya di Desa Putat, Kecamatan Tanah Putih, Rohil, didampingi Dansat Brimob, Kombes Pradah Pinunjul dan Kabid Humas AKBP Guntur Aryo Tejo, termasuk Kapolres Rohil, AKBP Hendri Posma Lubis.
Sesudah salat Magrib dan berbuka puasa, Kapolda langsung apel dadakan di sisa lahan terbakar, di depan ratusan personil Polres Rohil, Brimob dan Dalmas yang dikerahkan memadamkan api. Setelah itu, tim bergerak masuk ke dalam lahan gambut, dengan penerangan seadanya.
"Situasinya tidak memungkinkan untuk pergi, karena kalau ditinggalkan atau tidak dituntaskan, dikhawatirkan sisa kebakaran lahan menyala lagi keesokan harinya" kata dia kepada GoRiau.com di sana. "Sekarang kita fokus pendinginan," lanjut Supriyanto.
Selain itu, Kapolda juga mengikut sertakan beberapa orang penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus untuk mendalami penyebab kebakaran lahan, sekaligus melacak siapa pelakunya. "Informasi awal ini lahan milik masyarakat yang bersengketa," beber dia.
Menurut data dari Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru, Senin sore, ada sekitar 74 titik panas di Riau. Paling parah terjadi di Rohil, dengan jumlah 46 titik panas (Hotspot, red). ***