TELUKKUANTAN - Hubungan antara Inuman - Cerenti sudah kondusif seperti sediakala, setelah panitia beserta pemerintah kedua kecamatan dan tokoh masyarakat kembali duduk bersama. Hubungan kedunya sempat memanas dipicu pacu jalur di Tepian Narosa Telukkuantan.

"Tadi malam sudah selesai, jalur Sijontiak langsung kita lepaskan dan saat ini masyarakat sudah kondusif," ujar Camat Inuman, Akhyan Armofis kepada GoRiau.com, Selasa (30/8/2016) siang di Telukkuantan.

Ditahannya jalur Sijontiak oleh masyarakat Inuman, tidak terlepas dari kekecewaan terhadap panitia pelaksana pacu jalur. Sebab, panitia memberikan ganti rugi yang tidak layak kepada jalur Dewa Ruci Arung Samudera. Sebab, tidak hanya jalur yang rusak, tapi juga mobil angkutan anak jalur. Mobil tersebut milik H. Khairun.

"Yang jelas, persoalan semalam sudah selesai dan masyarakat aman, situasi kondusif," ujar Akhyan yang enggan menjabarkan lebih lanjut mengenai penyelesaian dari panitia.

Jalur Sijontiak yang ditahan oleh masyarakat Inuman, diserahkan langsung oleh Akhyan kepada pengurus jalur dan disaksikan oleh Kapolsek Cerenti dan Danramil.

Senada dengan itu, Panitia Pelaksana menyanggupi permintaan dari jalur Dewa Ruci untuk menambah ganti rugi.

"Alhamdulillah, sudah selesai dan panitia menyanggupi permintaan dari jalur Dewa Ruci," ujar Wakil Sekretaris Panitia, Asnaldi saat dikonfirmasi GoRiau.com secara terpisah. ***